Rabu, 29 April 2026

Kunjungan Gebernur ke Lapas Mimika

Blusukan ke Lapas Mimika, Gubernur Papua Tengah Sentuh Hati Warga Binaan

Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Blusukan ke Lapas Mimika, Gubernur Papua Tengah Sentuh Hati Warga Binaan
Tribun-PapuaTengah.com/Marselinus Lela
KUNJUNGAN KE LAPAS TIMIKA- Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley dan rombongan kunjungi di Lapas Kelas IIB Timika, Rabu (9/4/2025). Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Marselinus Lela 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley dan rombongan, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika pada Rabu (9/4/2025).

Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan bersejarah tersebut.

"Ini merupakan kunjungan bersejarah karena belum pernah ada gubernur sebelumnya yang datang langsung melihat Lapas Timika," ujarnya.

Rettob mengungkapkan bahwa dari 306 warga binaan, mayoritas terlibat kasus narkoba. Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas kreativitas narapidana dalam menghasilkan lukisan dan patung.

Baca juga: Tokoh Adat Ajak Masyarakat Kabupaten Lanny Jaya Jaga Keamanan dan Tolak Aksi Kekerasan

Lebih lanjut, ia menyampaikan kendala Lapas terkait ketersediaan mobil ambulans untuk mendukung akses kesehatan warga binaan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memberikan bantuan hukum kepada warga Papua Tengah yang menghadapi masalah hukum tanpa pendampingan, termasuk mereka yang terjerat kasus ringan.

"Jangan sampai hanya karena mencuri sandal, tidak ada yang membela. Kita akan bekerja sama dengan LBH di Nabire dan Timika," tegasnya.

Meki Nawipa mengajak pihak Lapas untuk membentuk tim dan menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi agar pendampingan hukum dapat diberikan sejak awal proses hukum.

Baca juga: Jaga Ilaga Tetap Damai, Tokoh Masyarakat dan Kepala Kampung Tagaloa Ajak Semua Pihak Bersinergi

Selain itu, Gubernur Nawipa juga membuka peluang pengembangan diri bagi warga binaan.

Melalui kerja sama dengan Dekranasda dan program UMKM, hasil karya narapidana dapat dipamerkan dan dijual, sehingga mereka tetap produktif dan mandiri selama menjalani masa hukuman.

Selain itu, Gubernur Nawipa menyarankan agar Lapas memanfaatkan lahan yang ada untuk peternakan, seperti ayam petelur, selaras dengan program makanan bergizi dari Presiden.

"Warga binaan bukan orang yang dibuang, mereka masih bisa produktif dan berkontribusi. Yang penting, pimpinannya jujur dan terbuka pada kerja sama," ungkapnya.

Baca juga: Camat Wajib Ngantor di Distrik, Bupati Rettob Beri Kebijakan Istri ASN Bisa Ikut Mendampingi

Di akhir kunjungannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan terima kasih atas dukungan suara yang diberikan warga binaan dalam Pilkada sebelumnya.

Ia menekankan bahwa seluruh warga, tanpa terkecuali, berhak atas kehidupan yang lebih baik.

"Ini mungkin cara Tuhan supaya kita bisa hidup baik. Kita diangkat menjadi pemimpin oleh orang kecil, jadi kita harus perhatikan orang kecil dan memastikan mereka tidak sendiri," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved