Selasa, 19 Mei 2026

BMKG Pastikan Curah Hujan Mei di Mimika Normal, Waspada Kekeringan?

Cuaca di Timika sangat dipengaruhi oleh faktor lokal, termasuk kondisi geografis dan topografi seperti keberadaan pegunungan, dataran, dan lautan.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto BMKG Pastikan Curah Hujan Mei di Mimika Normal, Waspada Kekeringan?
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
INFO CUACA- Forecaster BMKG Mimika Dwi Kristanto, menjelaskan, curah hujan di Timika pada bulan Mei 2025 masih dikatakan normal, saat diwawancarai, Selasa (13/5/2025). Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Mimika memastikan bahwa kondisi curah hujan di wilayah tersebut pada Mei 2025 masih dalam batas normal.

Forecaster BMKG Mimika, Dwi Kristanto, menjelaskan bahwa curah hujan di Timika pada Mei ini diperkirakan sekitar 477 milimeter, sedikit menurun dibandingkan April yang mencapai 500 milimeter.

"Meskipun hujan ringan masih sering terjadi, ini merupakan kondisi normal. Puncak musim hujan di Timika justru diperkirakan terjadi pada Juni hingga September," ungkap Dwi saat diwawancarai pada Rabu (14/5/2025).

Baca juga: Hari Ini, Sejumlah Wilayah di Papua Terancam Hujat lebat Hingga Angin Kencang, Cek Info Lengkapnya

Dwi menerangkan bahwa cuaca di Timika sangat dipengaruhi oleh faktor lokal, termasuk kondisi geografis dan topografi seperti keberadaan pegunungan, dataran, dan lautan.

"Karena kuatnya pengaruh lokal, pola musim di Timika cenderung berulang setiap tahun, dengan musim hujan pada Juni hingga September dan musim kemarau dari Oktober hingga Mei," jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan bahwa potensi kemarau di Timika sangat bergantung pada intensitas angin monsun Australia (angin timur).

"Jika angin Australia bertiup kuat, Timika berpotensi mengalami kemarau. Namun, karena saat ini intensitas monsun Australia lemah, faktor lokal akan lebih dominan dalam mempengaruhi cuaca," pungkasnya.

Secara umum, musim di Timika dipengaruhi oleh angin baratan yang membawa hujan dan angin timuran dari Australia yang membawa kemarau. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved