Info Nabire
Insiden Pasar Karang Nabire, LEMASUMOPA Desak Penanganan Humanis dan Evaluasi Menyeluruh
Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat Suku Moni Papua (LEMASUMOPA), Thomas Sondegau, mendesak evaluasi menyeluruh atas penanganan insiden tersebut.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/29-Juni-2025-Lemaspoa-insiden.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM- Insiden di Pasar Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (26/6/2025) yang menewaskan satu orang warga berinisial E, masih menyisakan pertanyaan besar dan menuai sorotan tajam.
Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat Suku Moni Papua (LEMASUMOPA), Thomas Sondegau, mendesak evaluasi menyeluruh atas penanganan insiden tersebut.
Baca juga: Kolaborasi Polri dan Masyarakat dalam Festival Colo Sagu: Perkuat Identitas Budaya Papua
Thomas menegaskan, penanganan masalah semestinya dilakukan secara humanis, tanpa kekerasan.
"Bagi saya, perlu ada evaluasi total," ujarnya kepada Tribun-PapuaTengah.com, Sabtu (28/6/2025) malam.
Ia juga menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat langsung agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Lebih lanjut, Thomas mendesak pemerintah daerah mengevaluasi aktivitas ekonomi di Pasar Karang Tumaritis.
Baca juga: Festival Colo Sagu: Wakapolda: Polri Dekat Masyarakat, Lestarikan Budaya dan Pangan Lokal Papua
Ia menyarankan agar pedagang yang berjualan di trotoar dipindahkan ke dalam pasar demi keselamatan.
"Supaya ketika ada kejadian, mudah membedakan mana yang orang mabuk dan mana yang tidak," jelasnya.
Thomas juga menyoroti peredaran minuman keras (miras) di Nabire sebagai pemicu berbagai masalah.
Baca juga: Tingkatkan Sektor Pendidikan, Pemkab Nabire Bakal Bagun Asrama di Pusat Kota
Mantan Legislator Papua itu meminta penertiban miras tidak hanya demi ketertiban dan keamanan, tetapi juga untuk menyelamatkan masyarakat Papua.
"Jangan karena miras, kota ini jadi rusak. Soal ini perlu ada regulasi agar Nabire tetap aman dan damai," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
LEMASUMOPA
Thomas Sondegau
Insiden di Pasar Karang Tumaritis
Pasar Karang Tumaritis
Kabupaten Nabire
Papua Tengah
minuman keras (miras)
| Antrean Solar di Nabire Terus Mengular, Peanus Uamang Minta OPD Teknis Harus Mainkan Peran |
|
|---|
| Jelang Diklatda-Forbisda, HIPMI Papua Tengah Sulap Jalur CFD Nabire Jadi Arena Pemberdayaan UMKM |
|
|---|
| Air Mata di Balik Debu Jalan Trans Papua, Kisah Abian Menjemput Harapan di Dapur MBG Nabire |
|
|---|
| BGN Kabupaten Nabire dan Yonif TP 804 Bagun Sinergi Perkuat Kedaulatan Pangan dan Pemenuhan Nutrisi |
|
|---|
| Anggota DPR Papua Tengah Dukung Satgas Penertiban Kawasan Hutan Amankan 7 WNA China di Nabire |
|
|---|