Kamis, 21 Mei 2026

Info Mimika

DP3AP2KB Mimika Sasar Wilayah Pegunungan: Kebut Data Baru untuk Perangi Stunting

Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kecerdasan dan mendukung pendidikan anak-anak di masa depan. 

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto DP3AP2KB Mimika Sasar Wilayah Pegunungan: Kebut Data Baru untuk Perangi Stunting
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
PERANGI STUNTING- Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Mimika Priska Kum saat menutup kegiataan sosialisasi pencegahan stunting di Ballroom, Horison Ultima, Jalan Hasanudin Mimika, Papua Tengah. Sabtu 5/7/2025). Foto;Feronike Rumere/Tribun-PapuaTengah.com 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi stunting.

Fokus utama kini beralih ke wilayah pegunungan, dengan upaya pendataan komprehensif demi memastikan bantuan makanan tambahan tepat sasaran.

Baca juga: Pemkab Mimika Dorong Bakat Musik Pelajar: Antisipasi Dampak Negatif Lewat Pop Singer Workshop

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Priska Kum, menjelaskan bahwa pendataan ini sangat krusial agar setiap kampung di wilayah pegunungan dapat menerima makanan bergizi.

Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kecerdasan dan mendukung pendidikan anak-anak di masa depan. 

"Kami berupaya mengambil data di wilayah gunung agar setiap kampung bisa dibagikan makanan tambahan," ujar Priska, saat menutup sosialisasi pencegahan stunting di Horison Ultima, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (5/7/2025).

Baca juga: Satu Anggota KKB Intan Jaya Tewas Ditangan Satgas Operasi Damai Cartenz 

Ia menambahkan, sejumlah program makanan sehat seperti pemberian kacang hijau dan telur, yang didanai dari dana otonomi khusus, sebelumnya sudah menjangkau wilayah kota dan pesisir Mimika, termasuk Distrik Kwamki Narama, Manasari, dan Iwaka.

Pembagian makanan sehat ini, jelas Priska, bertujuan untuk mengatasi kekurangan gizi pada anak-anak dan ibu hamil, sehingga mereka bisa melahirkan generasi yang sehat dan cerdas.

Baca juga: Henes Sodegau Ajak Anggota DPR Papua Tengah Fokus Tangani Masalah Intan Jaya dan Puncak

Program ini, masih kata Priska, kan terus berlanjut ke depannya, mengingat masih banyak kampung yang membutuhkan perhatian serupa.

"Bagian pantai sudah kami data, namun bagian gunung itu belum," pungkasnya seraya menekankan urgensi pendataan di daerah tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved