Info Papua Tengah
Rajut Kebersamaan, Mahasiswa Deiyai Kota Studi Nabire Gelar Mubes ke-II
“FKM-KD adalah rumah kita, mari kita saling memahami dan mengerti dalam perjalanan ini. Tiada arti selain kita tidak saling memahami
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/mUBES-II.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, Nabire - Mahasiswa Deiyai terhimpun dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKM-KD) se-Kota Studi Nabire menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-II.
Mubes digelar di Aula UPPGSD, SP 1, Nabire, Papua Tengah, Kamis (8/8/2025) siang.
Baca juga: Musrembang Otsus Tahun 2026, Pemprov Papua Tengah Tetapkan Enam Program Prioritas
Mubes mengusung tema, “Hidup Manusia Diatur Oleh Tuhan”, dikutip dari Bacaan Amsal, Pasal 16, Ayat 9 dalam bacaan Alkitab Nasrani.
Dalam sambutannya, Ketua Biro Pemuda, Jeri Nawipa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terselenggaranya Mubes ini.
Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan seperti ini sangat penting karena, menjadi bagian dari proses penambahan kapasitas dan kedewasaan organisasi.
“Orang berangkat dari organisasi itu, akan terbawa, dan terkenal hingga menjadi orang penentu masa depan dan besar,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa perubahan selalu terjadi, dan kali ini merupakan momentum untuk pergantian kepengurusan.
Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya melanjutkan hal-hal baik dan meninggalkan hal-hal tidak sesuai.
Baca juga: Dinkes Mimika Sosialisasi Pendampingan Laporan Keuangan BLUD Faskes, Hadirkan 13 Kapus
“Dalam pembahasan ini semua yang baik kita teruskan. Baik kita tinggalkan. Dengan demikian setiap proses harus jalankan dengan baik,” tegas Jeri.
Ia menyampaikan pesan penting terkait kebersamaan dalam organisasi.
Menurutnya, dalam kebersamaan, setiap pribadi dapat dikumpulkan dan saling menopang untuk terus melanjutkan perjalanan organisasi.
Baca juga: Warga Kampung Tipuka dan Ayuka Lomba Bola Voli Sambut HUT ke-80 RI Digelar PT Freeport Indonesia
“Kebersamaan itu akan menjadi penentu dalam organisasi. Dalam kebersamaan, kita akan dikumpulkan. Dari siapapun dia yang terlibat akan bersama-sama teruskan,” ujarnya.
Jeri berpesan agar seluruh peserta Mubes tetap menjaga kekudusan dan menaati janji-janji Allah.
Sementara itu, Ketua Tim Formatur, Naftali Pekei, menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak, khususnya tujuh ikatan lokal yang berada di bawah naungan FKM-KD.
Baca juga: Jaga Kedamaian Jelang Hasil PSU Pilgub Papua: Tokoh Adat Imbau Warga Tidak Terprovokasi
Pasalnya, semangat dan dukungan dari semua pihak menjadi alasan terselenggaranya kegiatan ini
“Semua ini ada waktunya, maka semua yang kita lakukan karena waktunya. Baik waktu untuk menangis, baku pukul, baku marah, itulah arti organisasi,” pungkas Naftali.
Ia menuturkan FKM-KD adalah rumah bersama, tempat untuk saling memahami dan mengerti satu sama lain dalam perjalanan bersama.
Baca juga: Kronologis 2 Prajurit TNI Luka-luka Akibat Kontak Tembak Dengan OPM
“FKM-KD adalah rumah kita, mari kita saling memahami dan mengerti dalam perjalanan ini. Tiada arti selain kita tidak saling memahami dan menghargai,” tuturnya.
Lebih lanjut, menegaskan bahwa dalam FKM-KD, hal-hal yang biasa dapat menjadi luar biasa ketika dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“FKM-KD harus dilakukan sesuatu biasa tapi itu luar biasa pula. Dari kecil pula kita berangkat, itulah arti dari organisasi,” lanjutnya.
Baca juga: Pemda Puncak Bangun Guest House di Distrik Gome, Hari Ini Peletakan Batu Pertama Oleh Gubernur
FKM-KD menambahkan rumah kita, mari kita saling memahami dan mengerti dalam perjalanan ini. Tiada arti selain kita tidak saling memahami dan menghargai,” tuturnya.
Naftali menutup dengan menegaskan bahwa dalam FKM-KD, hal-hal yang biasa dapat menjadi luar biasa ketika dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“FKM-KD harus dilakukan sesuatu biasa tapi itu luar biasa pula. Dari kecil pula kita berangkat, itulah arti dari organisasi,” tutupnya.(*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Nabire
Kabupaten Deiyai
Mahasiswa Deiyai Kota Studi Nabire
| Cium Kejanggalan Kuota Liga 4, Papua Tengah Desak Transparansi PSSI |
|
|---|
| 4 Prajurit Satgas Rajawali IV Yonif 303/SSM Disambar Petir di Bukit Kandoe Distrik Sinak Puncak |
|
|---|
| Henes Sondegau Tantang Satgas Penertiban Kawasan Hutan Buka Hasil Pemeriksaan ke Publik |
|
|---|
| Sinergi Hukum, Pemprov dan KPU Papua Tengah Resmi Jalin Kerja Sama Dengan Kejati |
|
|---|
| Diklatda dan Forbisda di Nabire, HIPMI Targetkan Cetak 500 Pengusaha Asli Papua |
|
|---|