Selasa, 21 April 2026

Info Papua

Jaga Persatuan Pasca PSU, Sinode Kingmi Papua Imbau Masyarakat Tetap Tenang

"Pentingnya menjaga persatuan, tanpa membedakan dukungan terhadap calon tertentu," katanya lewat keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Jaga Persatuan Pasca PSU, Sinode Kingmi Papua Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Istimewa
PESAN DAMAI- - Sekretaris Umum Sinode Kingmi Papua, Pdt Yones Wenda, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua. Foto: Istimewa 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Sekretaris Umum Sinode Kingmi Papua, Pdt Yones Wenda, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul maraknya unggahan provokatif di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan. 

Menurut Pdt Yones Wenda, masyarakat harus bijak dalam menyikapi informasi, terutama yang beredar di platform seperti Facebook, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

"Pentingnya menjaga persatuan, tanpa membedakan dukungan terhadap calon tertentu," katanya lewat keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).

Baca juga: Pelajar di Nabire Lestarikan Budaya Papua Lewat Lomba Yospan

Pdt Yones Wenda  mengajak seluruh pihak, baik pendukung pasangan calon nomor urut 01 maupun 02, untuk saling merangkul dan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ia juga mengingatkan bahwa siapapun yang terpilih nantinya adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Papua.

"Mari kita semua mendukung pemimpin terpilih demi kemajuan pembangunan di Tanah Papua," ajak Pdt Yones Wenda.

Lebih lanjut Pdt Yones Wenda meminta masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan isu provokasi kepada aparat penegak hukum.

"Percayakan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum agar situasi Papua tetap aman, nyaman, dan damai,” tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved