Berantas Miras dan Narkoba di Deiyai
Buka Sosialisasi Berantas Miras dan Narkoba: Melkianus Mote: Harus Ada Aksi Lapangan
"Selain kampung, nanti saya juga berikan apresiasi kepada mereka yang sadar dari mabuk dengan narkoba. Tapi bukan yang pura-pura sadar
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/sosialisasi-deiyai.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, DEIYAI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan sosialisasi di Aula Sekretariat Dewan (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Deiyai, Sabtu (27/9/2025), pagi pukul 10.00 WIT.
Baca juga: Dari Papua Tengah Untuk Indonesia, Program Peduli Ketahanan Pangan Resmi Dicanangkan di Mimika
Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Deiyai, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Kepala-kepala distrik, dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote menekankan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam memberantas miras dan narkoba di Kabupaten Deiyai.
Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak negatif miras dan narkoba yang dapat merusak generasi muda dan masa depan anak-anak Deiyai.
"Saya senang sekali ada sosialisasi seperti ini. Tapi saya mau bukan hanya sosialisasi, tapi ada aksi di lapangan. Melibatkan semua elemen yang ada di Kabupaten Deiyai," tegas Bupati Melkianus Mote.
Baca juga: Oknum Anggota TNI di Asmat Tembak Warga, Luapan Emosi Pos Satgas 123/Rajawali Dibakar
Bupati juga meminta Kepala Kesbangpol untuk mengajak semua elemen masyarakat untuk mendekati para penjual dan pengguna miras serta narkoba.
Ia mengapresiasi kampung-kampung yang telah membuat aturan pelarangan miras dan narkoba, dan berjanji akan memberikan apresiasi kepada kampung-kampung tersebut sebagai motivasi bagi kampung lainnya.
Baca juga: Yahukimo Satu-satunya Kabupaten di Papua yang Berhasil Turunkan Buta Aksara, Bupati Raih Penghargaan
"Selain kampung, nanti saya juga berikan apresiasi kepada mereka yang sadar dari mabuk dengan narkoba. Tapi bukan yang pura-pura sadar," ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran aktif organisasi kepemudaan (OKP) seperti KNPI dan KONI dalam upaya pemberantasan miras dan narkoba.
Ia mengancam akan mengurangi hibah kepada OKP yang tidak aktif dalam kegiatan ini.
Baca juga: Awal Oktober 2025, KM Dorolonda Tiba di Nabire Papua Tengah, Ini Rutenya
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategi nasional untuk mewujudkan masyarakat Deiyai yang sehat, aman, tentram, dan sejahtera.
Bupati Melkianus Mote mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk bersatu dan bergotong royong memberantas miras dan narkoba demi masa depan generasi muda Deiyai.
Baca juga: Kerjasama Air Timor Papua, 2 Pemain Asing Asal Papua Berlaga di Tim Sepakbola Divisi-2 Timor Leste
"Sesuai dengan slogan kita "Enaimo Ekowai", berantas hal ini tidak bisa sendiri-sendiri. Harus semua sama-sama. Kita bergotong royong bersama-sama," pungkasnya.
Kapolres Deiyai, Kompol Sarifudin Ahmad, dalam penyampaian materinya, menjelaskan tentang bahaya miras dan narkoba serta kaitannya dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Deiyai.(*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Bupati Deiyai Meklianus Mote
Kabupaten Deiyai
Buka Sosialisasi Berantas Miras dan Narkoba
| Banjir Rendam Gerbang Kabupaten Keerom di Kampung Yowong, Petani Keluhkan Gagal Panen |
|
|---|
| KPU Mimika: Rp 502,7 Juta Dana Hibah Pilkada Temuan BPK Sudah Dikembalikan ke Negara |
|
|---|
| Uskup Keuskupan Timika Ajak Semua Pihak Dukung Pendidikan di Papua Tengah |
|
|---|
| Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Raih 2 Penghargaan Bergengsi The Change Maker Awards 2026 Bali |
|
|---|
| Tragedi Penyerangan di Kabupaten Puncak, 8 Warga Sipil Tewas dan Anak 5 Tahun Jadi Korban Tembakan |
|
|---|