Info Deiyai
Perencanaan Pembangunan Deiyai 2027 Berbasis Data, Bupati Mote: Jangan Sekadar Rencana
Musrembang ini bertujuan merumuskan arah kebijakan daerah yang lebih partisipatif dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/18-April-2026-Musmrenb.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menekankan pentingnya perencanaan berbasis data akurat dalam Musrenbang RKPD 2027 di Distrik Tigi, Kamis (16/4/2026).
- Fokus utama pembangunan diarahkan pada transformasi ekonomi dan penguatan SDM.
- Ia meminta perangkat daerah selektif menyusun program agar tepat sasaran bagi masyarakat.
- Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menjawab persoalan riil di Kabupaten Deiyai.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAUATENGAH.COM, DEIYAI - Bupati Deiyai Melkianus Mote menolak penyusunan program kerja tanpa dasar data akurat.
Hal itu terungkap saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kabupaten Deiyai Tahun 2027 di Aula BKPSDM, Kamis (16/4/2026).
Musrembang ini bertujuan merumuskan arah kebijakan daerah yang lebih partisipatif dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Baca juga: Kompetensi Siswa SMK Karel Gobai Ditakar Lewat Ujian Sekolah, Tekankan Karakter dan Kesiapan Kerja
Mote pun menegaskan bahwa validitas data menjadi pijakan utama untuk menentukan skala prioritas pembangunan di Kabupaten Deiyai.
“Kita tidak bisa lagi hanya bicara rencana tanpa data. Semua program harus jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasmnya di hadapan peserta Musrenbang.
Mote mengatakan bahwa Pemkab Deiyai memfokuskan transformasi ekonomi dan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai arah pembangunan tahun 2027.
Baca juga: 3 Bulan PKL di Sekolah Mitra Kampung, 52 Mahasiswa STK Touye Paapaa Deiyai Siap Jadi Guru
Kebijakan tersebut diambil untuk mewujudkan visi daerah yang maju serta berkeadilan dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal.
Kondisi keuangan daerah yang terbatas menuntut setiap perangkat daerah agar lebih selektif dalam mengusulkan program kerja.
“Seluruh perangkat daerah harus mengusulkan kegiatan yang berdampak langsung dan dirasakan oleh masyarakat luas,” pesan Mote.
Baca juga: Meki Nawipa Kutuk Pelaku Penembakan Perempuan dan Anak di Puncak
Mote menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan dari tingkat kampung hingga DPRD untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran sekaligus menghasilkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta berkelanjutan.
"Karena Musrenbang RKPD 2027 menjadi wadah penting untuk menyelaraskan aspirasi warga dengan arah kebijakan pemerintah daerah secara transparan," tandasnya. (*)
| Dinkes Deiyai Transparansi Anggaran 2026, Fokus Perkuat Layanan Kesehatan hingga Tingkat Puskesmas |
|
|---|
| Dinkes Deiyai Serahkan Laptop dan Starlink, Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| 3 Bulan PKL di Sekolah Mitra Kampung, 52 Mahasiswa STK Touye Paapaa Deiyai Siap Jadi Guru |
|
|---|
| Penduduk Deiyai Bertambah 769 Jiwa di Tahun 2025, Dukcapil Fokus Tuntaskan Perekaman KTP Elektronik |
|
|---|
| Disiplin Jadi Sorotan Saat Apel Pagi, Mesak Pakage Imbau ASN Deiyai Masuk Kantor Pukul 07.30 Pagi |
|
|---|