Kamis, 28 Mei 2026

Info Jayapura

Variasi Menu dan Edukasi Gizi Jadi Kunci Sukses Program MBG di Kota Jayapura

Berfokus pada pendalaman protein hewani dan nabati ini berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Jumat (22/5/2026).

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Variasi Menu dan Edukasi Gizi Jadi Kunci Sukses Program MBG di Kota Jayapura
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
PROGRAM MBG - Sosialisasi modul pelaksana program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tingkat kabupaten dan kota untuk mempercepat implementasi. Kegiatan yang berfokus pada pendalaman protein hewani dan nabati ini berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Jumat (22/5/2026). Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari dan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN,  Gunalan Foto Istimewa 
Ringkasan Berita:
  • BGN menyosialisasikan modul program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jayapura demi standardisasi layanan dan menekan stunting. 
  • Pemkot Jayapura mendukung penuh program ini karena dinilai mendongkrak ekonomi daerah. 
  • Sementara itu, BGN menekankan pentingnya kreativitas variasi menu lokal dan menyiapkan sanksi mutasi bagi pengelola SPBG yang melanggar prosedur demi menjaga kualitas program.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA - Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi modul pelaksana program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tingkat kabupaten dan kota untuk mempercepat implementasi program nasional tersebut.

Kegiatan yang berfokus pada pendalaman protein hewani dan nabati ini berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Jumat (22/5/2026).

Sosialisasi guna menyeragamkan standar operasional sekaligus mendongkrak kreativitas pengelolaan gizi di daerah.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, membuka secara resmi agenda sosialisasi ini. Pemerintah Kota Jayapura menyambut baik program MBG.

Nyoman menyebut program inisiasi Presiden Prabowo Subianto diluncurkan 6 Januari 2025 lalu, berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui perputaran anggaran besar. 

Baca juga: Genjot Sektor Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Dorong Pengembangan Pohon Kelapa di Nabire

Integrasi program ini juga ditargetkan mampu menekan laju inflasi serta menurunkan angka prevalensi stunting di Kota Jayapura.

"Kita berharap pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura semakin meningkat, menekan inflasi, dan menurunkan angka stunting yang pada tahun 2023 mencapai 22,9 persen," ujar Nyoman. 

Nyoman menambahkan, pemenuhan protein hewani lokal seperti ikan segar masih menghadapi tantangan harga akibat metode penangkapan nelayan yang mayoritas manual.

Kondisi cuaca dan gelombang tinggi kerap memicu kelangkaan yang berujung pada lonjakan harga ikan di pasar.

"Terkait kemahalan harga ikan ini, kami berkomitmen melakukan inovasi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan pascasurvei seismik guna menjaga stabilitas pasokan hulu,": beber Nyoman.

Baca juga: Kapolda Papua Tengah Ancam Distributor Elpiji Nakal: Kalau Curang, Saya Tindak Tegas

Sementara itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Gunalan, menjelaskan bahwa keberadaan 23 modul baru bertujuan menciptakan standardisasi pelayanan di seluruh Satuan Pelayanan Makanan Bergizi (SPBG) se-Indonesia. 

Gunalan mengatakan BGN memilih wilayah Jayapura sebagai lokasi awal sosialisasi karena melihat banyaknya praktik baik yang telah berjalan.

Melalui modul ini para pengelola SPBG dipersiapkan untuk menjadi agen edukasi gizi bagi masyarakat luas.

"Tujuannya adalah agar seluruh SPBG se-Indonesia itu bisa sama, tidak ada perbedaan antara di timur, barat, maupun selatan," kata Gunalan.

Menurut Gunalan, fungsi agen edukasi sangat krusial karena program MBG hanya memenuhi satu porsi makan harian siswa.

Baca juga: Bedah Kesiapan 200 Rumah Layak Huni di Kabupaten Dogiyai, BP2P Papua I Evaluasi Program BSPS

Sisa kecukupan gizi harian tetap menjadi tanggung jawab dan komitmen masing-masing keluarga di rumah.

"Dengan edukasi ini kami harapkan mampu mengubah pola konsumsi masyarakat agar lebih seimbang dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi karbohidrat," kata Gunalan.

Dalam momen ini BGN juga menyoroti pentingnya variasi menu untuk mencegah kebosanan dan meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah.

Berdasarkan kajian UNICEF, keberagaman menu makanan terbukti efektif meningkatkan angka kehadiran anak ke sekolah.

Saat ini, lanjut Gunalan, variasi menu pada sejumlah SPBG di Jayapura terpantau masih minim jika dibandingkan dengan wilayah luar Papua.

"Bukan belum standar, tapi variasinya masih minim," tegasnya.

Baca juga: Dialog Bincang Sagu, Polresta Jayapura Pertahankan Potensi Pangan Lokal Asli Papua

Ia menyebut kendala utama minimnya variasi tersebut bukan karena keterbatasan anggaran, melainkan faktor kreativitas dan operasional dapur yang masih baru.

BGN sengaja menggelar acara di aula pemerintah daerah guna mendorong kolaborasi dalam melatih para ahli gizi lokal.

"Kami menyarakanmelibatkan koki profesional dari perhotelan guna memperkaya referensi menu sehat setempat," ujar Gunali.

Terkait kedisiplinan, Gunalan, menyebuy BGN memberlakukan sistem pemantauan ketat terhadap kinerja pegawai dan pengelola di tingkat lapangan. 

Pegawai ang terbukti melakukan pelanggaran berat atau menyalahi prosedur operasional akan dikenakan sanksi bertahap mulai dari Surat Peringatan (SP) hingga mutasi kerja. 

"Ketegasan ini diterapkan demi menjaga keberlanjutan kualitas dan integritas program literasi gizi nasional," tegas Gunalan.

Baca juga: Pertahankan Ekosistem Wilayah Pesisir, Pemprov Papua Tengah Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah

Sementara itu, dukungan penuh terhadap program ini juga mengalir dari legislatif daerah.

Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Adelia Watak, menyatakan kesiapan lembaga legislatif dalam mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal.

DPRK Kota Jayapura memastikan fungsi pengawasan ke setiap SPBG akan terus berjalan demi mencegah penyimpangan distribusi.

"Kami sangat senang sekali karena dengan adanya kegiatan ini, semoga ke depannya MBG di Kota Jayapura bisa berlangsung lebih baik lagi," tutup Adelia. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved