Senin, 18 Mei 2026

Info Mimika

Pemkab Mimika Luncurkan Website 'Si Cantik', Beli Ikan Hidup Kini Bisa Lewat Ponsel

Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan bahwa kehadiran situs web ini merupakan implementasi nyata reformasi birokrasi berbasis digital.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pemkab Mimika Luncurkan Website 'Si Cantik', Beli Ikan Hidup Kini Bisa Lewat Ponsel
Tribunnews.com/Feronike Rumere
DINAS PERIKANAN MIMIKA- Nampak Staf Ahli Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, (kiri) dan Kepala Dina Perikanan Kabupaten Mimika Antonius Welerubun (kanan), di Hotel Front One, Mimika, Papua Tengah, Rabu (17/12/2025). Dinas Perikanan resmi melaunching Website Si Cantik Mimika (Sistem Pencatatan Usaha Pembudidaya Ikan Skala Kecil Kabupaten Mimika). Foto; Tribun- PapuaTengah. com/ Feronike Rumere. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Mimika meluncurkan website "Si Cantik Mimika" untuk mendigitalisasi data 2.100 pembudidaya ikan skala kecil, Rabu (17/12/2025). 
  • Platform ini memudahkan warga mencari stok ikan segar serta mempercepat penerbitan Tanda Daftar Pembudidaya Ikan. 
  • Dinas Perikanan menggunakan sistem barcode untuk verifikasi data agar lebih akurat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Dinas Perikanan Kabupaten Mimika meluncurkan situs web "Si Cantik Mimika" guna memodernisasi sistem pendataan pembudidaya ikan skala keci.

Peluncuran website tersebut berlangsung di Hotel Front One Mimika, Papua Tengah, Rabu (17/12/2025).

Inovasi ini mempermudah masyarakat dalam mengakses data pembudidaya serta mencari stok ikan segar yang masih hidup secara langsung.

Staf Ahli Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan bahwa kehadiran situs web ini merupakan implementasi nyata reformasi birokrasi berbasis digital.

Baca juga: Nabire Darurat Narkoba! Polisi Musnahkan Puluhan Paket Ganja dan Ringkus Pemuda Pengedar dari Kapal

Paslanya, pemerintah berkomitmen menciptakan pelayanan publik yang transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi saat ini.

"Sistem ini bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta efisien bagi seluruh masyarakat Mimika," ujar Inosensius saat membacakan sambutan Bupati.

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya, Neti Rera, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 2.100 pembudidaya ikan yang tersebar di wilayah Mimika.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.200 orang merupakan warga asli Papua (OAP) dan sisanya adalah warga non-OAP.

Baca juga: Senator Ini Kritik Pendekatan Militer di Papua: Desak Dialog Jujur dan Evaluasi Operasi Keamanan

Dinas Perikanan menggunakan sistem pemindaian kode batang (barcode) untuk memverifikasi data setiap kelompok pembudidaya ke dalam basis data digital.

"Langkah ini sekaligus mempermudah penerbitan Tanda Daftar Pembudidaya Ikan (TDPIK) bagi para pelaku usaha lokal," ujar Neti.

Hingga saat ini, data 300 pembudidaya telah terintegrasi dalam situs web dari total perkiraan lebih dari 100 kelompok usaha.

Baca juga: Solidaritas Peduli Jila Minta Presiden Tarik Pasukan Militer di Distrik Jila Kabupaten Mimika

Masyarakat umum dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk memantau ketersediaan komoditas perikanan di setiap distrik secara real-time.

"Tdak ada persyaratan rumit bagi pembudidaya baru yang ingin bergabung ke dalam sistem tersebut. Pendaftar cukup mengakses tautan resmi Si Cantik Mimika untuk kemudian diverifikasi oleh petugas Dinas Perikanan," beber Neti.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun Anggaran, ASN Pemprov Papua Tengah Diwarning Soal Disiplin dan Pelaporan SPJ

Kehadiran platform digital ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan pembudidaya ikan skala kecil melalui akses pasar yang lebih luas.

"Kami akan terus mendorong seluruh pelaku usaha perikanan untuk segera mendaftarkan unit usaha mereka demi kepastian data dan legalitas," tegas Neti. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved