Rabu, 29 April 2026

Kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Tekankan Pencegahan Bahaya Narkotika Dimulai dari Kampung Hingga Sekolah

"Narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi merupakan ancaman serius terhadap keberlangsungan generasi muda kita

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemkab Mimika Tekankan Pencegahan Bahaya Narkotika Dimulai dari Kampung Hingga Sekolah
Tribunnews.com/Feronike Rumere
FGD- Lembaga Anti Narkoba Kabupaten Mimika menggelar Focus Group Discussion pada pembahasan sinergisitas aparat penegak hukum dalam tindakan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkotika (P4GN), di Hotel Front One, Jalan Hasanudin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (18/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke tingkat paling bawah masyarakat melalui penguatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

Baca juga: Berikut Tiga Hal Penting Ditekankan Bupati Deiyai Saat Lantik Dua Kepala Kampung

Komitmen ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Inosensius Yoga Pribadi saat membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) digelar oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) di Hotel Front One, Jalan Hasanudin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (18/12/2025).

Dalam sambutannya, Inosensius mengapresiasi inisiatif Lembaga Anti Narkotika dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika kian mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda.

Pencegahan bahaya narkotika harus dimulai dari tingkat bawah yaitu dari kampung hingga sekolah.

"Narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi merupakan ancaman serius terhadap keberlangsungan generasi muda kita. Semua pembangunan akan sia-sia jika sumber daya manusia kita rusak akibat narkotika," tegasnya.

Ia menekankan bahwa, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau Badan Narkotika Nasional (BNN) semata, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif lembaga swadaya masyarakat.

Baca juga: Hari ini, 16 Wilayah di Kabupaten Mimika Akan Hujan Ringgan 

Melalui FGD ini, ia berharap lahir rekomendasi strategis dan langkah konkret dapat diimplementasikan langsung di lapangan.

"Saya meminta forum ini dimanfaatkan untuk memetakan titik-titik rawan peredaran narkoba di Kabupaten Mimika, menyusun program edukasi yang menyentuh hingga kampung dan sekolah, serta memperkuat kolaborasi antara lembaga anti narkotika dengan pemerintah daerah agar program kerja tahun anggaran 2025 tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan edukasi dan pencegahan sejak dini menjadi kunci utama untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika," pungkasnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved