Natal di Papua Tengah
Pohon Natal Rp12 Juta di Timika Laris Manis Diboyong ke Luar Daerah
Sayangnya, daya beli pelanggan pada tahun ini tercatat mengalami sedikit penurunan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/24-Desember-2025-Pwernik-Natal.jpg)
Ringkasan Berita:
- Penjualan pernak-pernik Natal di Jalan Budi Utomo, Timika, mulai menggeliat meski daya beli perorangan turun 15 persen.
- Pemilik toko, Syamsir Alam, menyebut instansi pemerintah dan pembeli luar daerah kini mendominasi pesanan besar, termasuk pohon Natal seharga Rp12 juta.
- Produk hiasan warna merah dan emas menjadi yang paling diburu warga untuk mempercantik dekorasi rumah menjelang hari raya.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Toko perlengkapan dekorasi di Jalan Budi Utomo Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai dipadati pembeli yang berburu pernak-pernik estetis untuk menghias rumah menjelang Natal 2025.
Pemilik Toko Christmas Budi Utomo, Syamsir Alam, mengatakan puncak aktivitas belanja masyarakat mulai terjadi sepanjang bulan Desember.
Baca juga: Bisnis Kue Natal di Mimika Banjir Cuan: Meski Bahan Baku Mahal, Omzet Pedagang Hingga Ratusan Ribu
Sayangnya, daya beli pelanggan pada tahun ini tercatat mengalami sedikit penurunan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Karena banyak konsumen memilih untuk menggunakan kembali pohon Natal lama dan hanya membeli aksesoris tambahan untuk mempercantik ruangan," ungkap Syamsir, Rabu (24/12/2025).
Faktor ekonomi dan penyesuaian jam kerja karyawan di area pertambangan turut memengaruhi volume belanja perorangan di Timika.
Baca juga: Kapolda Papua Tengah Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Nabire
Pesanan dalam jumlah besar justru didominasi oleh instansi pemerintah dan pembeli dari luar Kabupaten Mimika.
"Seperti pelanggan dari Kabupaten Nduga yang baru saja membeli pohon Natal yang tingginya empat meter dengan harga Rp12 juta," beber Syamsir.
Produk hiasan berwarna merah dan emas menjadi barang yang paling cepat habis diburu oleh para pencinta dekorasi.
"Untuk lampu hias jalan protokol, boneka Santa, serta bunga imitasi tetap menjadi komoditas unggulan yang paling diminati," tutur Syamsir.
Baca juga: Antisipasi Pemadaman, PLN UP3 Timika Siagakan 126 Personel Kawal Pasokan Listrik Selama Nataru
Sementara itu, Yanti, pembeli asal Timika mengaku menyiapkan kebutuhan hari raya mulai dari hiasan hingga konsumsi keluarga.
"Semoga Natal tahun ini membawa damai dan sukacita yang lebih terasa,”tandasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Pohon Natal
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
dekorasi
TribunPapuaTengah.com
Komando Operasi Habema
Satgas Koops TNI Habema
| Gubernur Nawipa Jamin Keamanan Natal: Umat Kristen Papua Tengah Tak Perlu Khawatir Beribadah |
|
|---|
| Gegana Brimob Sterilkan Gereja di Mimika: Pastikan Ibadah Malam Natal Aman dan Lancar |
|
|---|
| Ibadah Malam Natal di Mimika: Gereja Katedral Tiga Raja Usung Tema Penyelamatan Keluarga |
|
|---|
| Bisnis Kue Natal di Mimika Banjir Cuan: Meski Bahan Baku Mahal, Omzet Pedagang Hingga Ratusan Ribu |
|
|---|
| Kapolda Papua Tengah Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Nabire |
|
|---|