Selasa, 19 Mei 2026

Kabupaten Mimika

Dorong Inovasi Pembangunan Daerah, Pemkab Mimika Bentuk BRIDA

"Kami membantu masyarakat Mimika yang memiliki inovasi untuk didaftarkan hak kekayaan intelektualnya.

Tayang:
zoom-inlihat foto Dorong Inovasi Pembangunan Daerah, Pemkab Mimika Bentuk BRIDA
Tribunnews.com/Feronike Rumere
PEMBENTUKAN BRIDA- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Kantor Dukcapil, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (27/1/2026). 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika resmi membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

BRIDA dibentuk sebagai upaya mendorong lahirnya berbagai inovasi guna mendukung pembangunan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BRIDA Mimika, Slamet Sutedjo mengatakan, BRIDA kini telah bergabung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mimika guna mendekatkan layanan inovasi kepada masyarakat.

Baca juga: Cerita Niko Rayki Saat Selamatkan Penumpang Smart Air PK-SNS yang Jatuh di Pantai Logpond Nabire

"Mulai hari ini, BRIDA resmi bergabung di MPP. Salah satu layanan yang kami buka adalah Sistem Informasi Inovasi Daerah Kabupaten Mimika (SIRIDAKAMI) yang sebelumnya telah disiapkan oleh Bappeda," ujar Slamet saat diwawancarai di Kantor Dukcapil, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, di sejumlah daerah BRIDA umumnya bergabung dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Namun, di Kabupaten Mimika, BRIDA berdiri sendiri sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Mimika sebagai daerah yang inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kita akan terus mendorong agar inovasi-inovasi yang lahir di Kabupaten Mimika benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bahkan bisa diadopsi dan diterapkan di daerah lain,"jelasnya.

Selain itu, BRIDA Mimika juga membuka layanan pendampingan penelitian bagi mahasiswa dan peneliti, baik jenjang S1 maupun S2.

Baca juga: Satpol PP Diminta Awasi ASN Pemkab Mimika Keluyuran Saat Jam Kerja

Layanan tersebut mencakup fasilitasi data yang dibutuhkan untuk penulisan skripsi dan tesis.

BRIDA juga menyediakan layanan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi inovasi yang dihasilkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, maupun masyarakat.

"Kami membantu masyarakat Mimika yang memiliki inovasi untuk didaftarkan hak kekayaan intelektualnya. Ini sangat penting karena selama ini masih berjalan terpisah-pisah. Melalui MPP, kita kolaborasikan,” tambah Slamet.

Baca juga: BREAKING NEWS- Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Pantai Nabire Barat

Hingga saat ini, BRIDA Mimika mencatat sebanyak 74 inovasi telah terdata dalam SIRIDAKAMI.

Kedepan, BRIDA membuka peluang pengembangan inovasi hingga ke sekolah-sekolah, media, dan komunitas masyarakat.

Ia berharap, inovasi yang lahir tidak hanya sekadar terdaftar, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca juga: Basarnas Pastikan Semua Korban Selamat Insiden Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Laut Nabire

"Kita harapkan inovasi ini bisa kontinu, manfaatnya berkesinambungan hingga lima bahkan sepuluh tahun ke depan. Bukan hanya lahir sesaat lalu berhenti," pungkasnya.

Dengan bergabungnya BRIDA di MPP, kini terdapat 35 layanan yang tersedia, terdiri dari layanan OPD, instansi vertikal, serta BUMN dan BUMD. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved