Bentrok Antarkelompok di Mimika
Bentrok Pecah di Jalan Kesehatan Mimika: 3 Polisi Terluka Terkena Anak Panah Saat Amankan Massa
Petugas segera mengevakuasi ketiga personel yang terluka menggunakan mobil patroli menuju RSUD Kabupaten Mimika.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/1-Maret-2026-Kena-panhaha.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bentrokan antarkelompok warga pecah di Jalan Kesehatan, Kelurahan Timika Indah, Sabtu malam.
- Tiga personel Polres Mimika terluka akibat serangan anak panah saat berupaya membubarkan massa yang beringas.
- Polisi terpaksa melepaskan gas air mata untuk meredakan situasi yang tidak kondusif.
- Saat ini, ketiga korban sedang menjalani perawatan medis di RSUD Mimika sementara pelaku penyerangan sedang diburu.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA - Kondisi keamanan di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memanas setelah bentrokan antarkelompok warga pecah di Kelurahan Timika Indah.
Aksi saling serang yang terjadi pada Sabtu (1/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIT tersebut menyebabkan situasi kota mencekam.
Polisi yang terjun ke lokasi untuk meredam pertikaian justru menjadi sasaran serangan senjata tajam tradisional oleh sekelompok massa.
Insiden berdarah ini bermula ketika anggota Polsek Mimika Baru merespons laporan penganiayaan terhadap seorang warga di Jalan Kesehatan.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas menghadapi perlawanan sengit berupa lemparan batu dan tembakan anak panah dari arah massa.
Baca juga: Diplomasi Pariwisata di Panggung ITB Berlin 2026: Travel Papua Bawa Narasi Budaya Autentik
Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan gas air mata guna memecah konsentrasi massa yang terus beringas.
Dalam upaya pengendalian situasi tersebut, tiga anggota Polres Mimika menderita luka akibat terjangan anak panah.
Korban pertama adalah Aipda MA dari Sat Samapta yang mengalami luka pada jari tengah tangan kanan.
Lalu korban kedua yakni Bripda WM dari Sie Propam menderita luka pada paha kanan serta siku tangan kanan.
Sementara itu, Bripda YS dari Sat Samapta terluka pada kaki kiri bagian depan akibat serangan yang sama.
Petugas segera mengevakuasi ketiga personel yang terluka menggunakan mobil patroli menuju RSUD Kabupaten Mimika.
Tim medis saat ini masih menangani kondisi luka para korban yang dilaporkan masih dalam keadaan sadar.
Baca juga: Bazar Sembako Murah TP-PKK Puncak, Ringankan Beban Dapur Warga Ilaga
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, langsung menginstruksikan pasukannya untuk menarik diri sementara ke posisi aman guna mencegah jatuhnya korban tambahan.
"Tindakan personel di lapangan telah sesuai dengan prosedur dan bersifat terukur guna melindungi keselamatan anggota serta masyarakat sekitar," tegas Billyandha.
Dia juga memerintahkan seluruh personel untuk tetap bersiaga penuh di Mako Polres Mimika, Jalan Cenderawasih.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi identitas para pelaku penyerangan anggota tersebut.
Kepolisian memastikan akan menindak tegas setiap individu yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dan mengganggu stabilitas keamanan kota.
Baca juga: Puluhan Lansia di Ugidim Jadi Sasaran PKK Paniai: Dapat Bantuan Sembako Ringankan Beban Hidup
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang pascainsiden di Jalan Kesehatan.
Penanganan kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwajib untuk menjamin keadilan bagi semua pihak yang bertikai.
Penjagaan di sejumlah titik rawan juga diperketat guna mencegah aksi balasan atau blokade jalan susulan di wilayah Mimika. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.