Paskah 2026
Gereja Katolik St Stefanus Sempan Timika Siap Gelar Rangkaian Tri Hari Suci
Khusus untuk Kamis Putih, pihak gereja menggelar dua kali perayaan misa, yakni pukul 16.00 WIT dan 19.00 WIT.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/2-April-2026-Paskah-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Umat Katolik Mimika bersiap menyambut Tri Suci di Gereja St Stepanus Sempan dengan rangkaian ibadah dan berbagai persiapan.
- Misa digelar dua kali pada Kamis Putih, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah karena umat membludak, sementara Jumat Agung hanya satu kali.
- Pastor Gabriel berharap Paskah menjadi momentum umat membawa damai dan peduli sesama.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA – Umat Katolik di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bersiap menyambut Tri Hari Suci dengan penuh khidmat melalui rangkaian ibadah yang dimulai sejak Kamis Putih hingga perayaan Paskah.
Rangkaian ini sebagai momen memperingati sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Baca juga: Diamanahkan Jabat Pangdam Cenderawasih, Mayjen Fabriel Komit Jaga Stabilitas dan Kedamaian Papua
Gereja Katolik St Stefanus Sempan di Kabupaten Mimika pun melakukan berbagai persiapan, mulai dari penataan liturgi, kebersihan dan dekorasi gereja, hingga kesiapan umat dalam mengikuti seluruh rangkaian ibadah.
Pastor Paroki, Gabriel Ngga OFM menyampaikan, khusus untuk Kamis Putih, pihak gereja menggelar dua kali perayaan misa, yakni pukul 16.00 WIT dan 19.00 WIT.
Baca juga: Pemkab Mimika Prioritaskan Pembangunan Gedung PAUD dan TK
Sementara itu, perayaan Jumat Agung hanya dilaksanakan satu kali, yakni pukul 15.00 WIT.
“Untuk Jumat Agung hanya satu kali perayaan, karena sesuai tradisi dan kitab suci, kita mengenangkan wafat Yesus Kristus pada pukul 15.00, sehingga dilaksanakan secara khusyuk,” ujarnya, di Gereja Katolik St Stepanus Sempan, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Jayapura Janji Renovasi Gedung Sekolah di Yokari
Lanjut Pastor Gabriel, pada Sabtu Suci, misa juga digelar dua kali, masing-masing pukul 16.00 WIT dan 19.00 WIT. Hal yang sama juga dilakukan pada perayaan Minggu Paskah.
Dijelaskan bahwa pelaksanaan dua kali misa pada Kamis Putih dan Sabtu Suci dilakukan karena jumlah umat yang hadir biasanya sangat banyak.
“Umat yang datang biasanya membludak, sehingga perlu dibagi dalam dua kali perayaan agar semua bisa mengikuti ibadah dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai persiapan teknis juga telah dilakukan oleh umat, seperti pemasangan tenda dan penyediaan videotron guna menunjang jalannya ibadah.
Baca juga: Pemprov Papua Tengah Evaluasi Pola Kerja Triwulan II: Fokus pada Output dan Hapus Rutinitas Lambat
Selain itu, selama masa prapaskah umat juga telah mendalami tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) yang tahun ini menekankan gerakan Gereja yang misioner, solider, dan terlibat di tengah masyarakat.
“Tema APP mengajak umat untuk menjadi gereja yang hidup, yang tidak hanya berdoa tetapi juga hadir dan peduli terhadap sesama,” katanya.
Pastor Gabriel menyebut jumlah umat Katolik di wilayah Timika mencapai sekitar 5.000 hingga 6.000 orang.
Namun, saat perayaan Paskah jumlah tersebut diperkirakan meningkat karena banyak umat yang datang dari berbagai tempat.
Baca juga: Sisa Kuota Diskon Tiket Kapal Pelni 30 Persen Menipis, Berlaku Sampai 5 April 2026
Pastor Gabriel berharap, semangat Paskah tidak hanya dimaknai sebagai perayaan liturgi semata, tetapi juga menjadi momentum bagi umat untuk menjadi pembawa damai dan harapan di tengah masyarakat.
“Perayaan Paskah bukan sekadar memuliakan Tuhan yang bangkit, tetapi bagaimana kita menjadi saksi yang membawa sukacita, damai, dan pengampunan bagi sesama,” tegasnya.
Ia juga mengajak umat untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitar, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan.
“Solidaritas itu penting. Kita diajak untuk terlibat, membantu sesama yang membutuhkan, bukan hanya melihat tetapi benar-benar hadir membawa bantuan dan harapan,” tandas Pastor Gabriel. (*)
TribunPapuaTengah.com
Paskah
Tri Hari Suci
Katolik
Gabriel Ngga OFM
Kabupaten Mimika
Gereja Katolik St Stefanus Sempan
| Parade Paskah Oikumene 2026 Simbol Kebersamaan Masyarakat Mimika |
|
|---|
| Vigili Paskah 2026, Umat Dipanggil Untuk Menemui Yesus Kristus Sang Juru Selamat |
|
|---|
| Pengamanan Ibadah Jumat Agung Tahun 2026 Di Kabupaten Mimika Berjalan Aman |
|
|---|
| Misa Jumat Agung di Gereja Santo Stefanus Sempan, Ini Pesan Pastor Broery, OFM |
|
|---|
| Jumat Agung 2026, Momentum Refleksi dan Penguatan Iman Umat Kristiani |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.