Senin, 18 Mei 2026

Info Nabire

Peringati BKSN 2025, WKRI DPC KSK Nabire Gelar Seminar Pembaruan Relasi dengan Allah

Sekitar 40 peserta dari WKRI DPC KSK Nabire dan ibu-ibu Paroki KSK turut hadir dalam seminar tersebut.

Tayang:
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Peringati BKSN 2025, WKRI DPC KSK Nabire Gelar Seminar Pembaruan Relasi dengan Allah
Tribun-PapuaTengah.com/Melkianus Dogopia
BKSN 2025- Ketua WKRI DPC KSK Nabire, Lince Giyai wawancara TribunPapuaTengah.com, Senin (22/9/2025), siang pukul 11.00 WIT di Gereja KSK Nabire, Papua Tengah. Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Melkianus Dogopia 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎TRIBUNPAPUATENGAH.COM, Nabire- Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPC Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire menggelar seminar Kitab Suci dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025.

Kegiatan berlangsung Jumat (19/9/2025) di Paroki KSK, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Papua Tengah.

Sekitar 40 peserta dari WKRI DPC KSK Nabire dan ibu-ibu Paroki KSK turut hadir dalam seminar tersebut.

Seminar mengangkat tema "Allah Sumber Pembaruan Relasi dalam Hidup", dengan subtema "Pembaruan Relasi dengan Allah", yang diambil dari Kitab Maleakhi 3:13–18.

Baca juga: Pimpin Apel, Pesan Sekda Deiyai: ASN Jangan Cepat Puas dan Bangun Koordinasi Antar-OPD!

Ketua WKRI DPC KSK Nabire, Lince Giyai, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan Pastor Yohanes Adrianto Dwi Mulyono selaku narasumber, atas partisipasi mereka meskipun sempat diguncang gempa.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama seminar adalah untuk memperdalam pemahaman Alkitab, menghidupi iman, dan mendorong pembaruan relasi umat dengan Tuhan.

"Melalui seminar ini kami berharap peserta dapat memperkuat hubungan pribadi dengan Allah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam komunitas basis mereka," kata Lince Giyai saat ditemui Tribun-PapuaTengah.com, Senin (22/9/2025) di Gereja KSK Nabire.

"Kitab Zakharia 1:3 sebagai pengingat bahwa setiap umat dipanggil untuk kembali kepada Tuhan dan hidup dalam rasa takut akan Allah," imbuhnya.

Baca juga: Jaga Kenyamanan Warga, DPRK Paniai Minta TNI-Polri Tidak Beraktivitas di Fasilitas Umum

Sementara itu, Pastor Yohanes dalam materinya menekankan pentingnya mengenali media rohani sebagai sarana perjumpaan dengan Allah.

Menurutnya, relasi dengan Tuhan dapat diperbarui melalui ibadah, doa, pembacaan Kitab Suci, meditasi, pujian, pertobatan, dan perilaku baik terhadap sesama. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved