Minggu, 3 Mei 2026

Gempa Bumi Nabire

Nabire Digubcang Gempa Susulan Dini Hari, BMKG Sebut 159 Kali Getaran Sejak Gempa Utama M6,6

Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, mengatakan gempa tergolong dangkal dan dipicu aktivitas sesar aktif.

Tayang:
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Nabire Digubcang Gempa Susulan Dini Hari, BMKG Sebut 159 Kali Getaran Sejak Gempa Utama M6,6
BMKG
GEMPA SUSULAN- Gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo 2,2 mengguncang wilayah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Rabu (25/9/2025), dini pukul 01.40.40 WIT/ BMKG. Foto: BMKG 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, Nabire – Gempa bumi bermagnitudo 2,2 kembali mengguncang wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (25/9/2025) pukul 01.40 WIT.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di darat pada koordinat 3,58° Lintang Selatan dan 135,57° Bujur Timur, sekitar 26 kilometer tenggara Nabire dengan kedalaman 28 kilometer.

Baca juga: Subuh Tadi, Gempa Susulan M3,2 Guncang Nabire

Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, mengatakan gempa tergolong dangkal dan dipicu aktivitas sesar aktif.

"Getaran dirasakan lemah oleh sebagian warga Nabire pada skala II MMI. Beberapa orang merasakan guncangan, dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang," ujar Yustus dalam keterangan tertulis.

Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa utama bermagnitudo 6,6 yang terjadi pada Jumat pekan lalu, 19 September 2025.

Hingga pukul 02.00 WIT hari ini, BMKG telah mencatat total 159 kali gempa susulan.

Baca juga: Dua Gempa Susulan Guncang Nabire, BMKG Catat Ada 116 Kali Getaran Sejak Jumat

Sebanyak 20 di antaranya dirasakan masyarakat di beberapa wilayah Nabire.

"Gempa susulan terkuat tercatat dengan magnitudo 5,1," kata Yustus.

BMKG mengimbau warga tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diminta menjauhi bangunan retak atau rusak, serta memeriksa kondisi rumah sebelum kembali masuk untuk menghindari risiko akibat kerusakan struktural.

Informasi resmi terkait aktivitas gempa hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG seperti situs www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial @infoBMKG. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved