Info Cuaca Nabire
Masa Peralihan Cuaca Akibatkan Angin Kencang Terjang Nabire
"Hal ini meningkatkan intensitas curah hujan, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan akibat terbentuknya awan konvektif," katanya.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Agin-nabire-22.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Cuaca ekstrem berupa angin kencang dengan kecepatan mencapai 25 knot atau setara 46,3 km per jam melanda Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada, Rabu (21/1/2026).
Peristiwa terjadi pada pukul 19.35 WIT itu mengakibatkan sejumlah pohon harus tumbang seperti terjadi di Jalan Padat Karya, Sanoba Pantaj, Kampung Sanoba, Distrik Nabire, serta beberapa wilayah lainnya di kabupaten ini.
Baca juga: Bulan K3 Nasional 2026, PTFI Serukan Pesan Keselamatan dan Kesehatan Serentak di Tiga Lokasi Kerja
Forecaster Stasiun Meteorologi Nabire, Leo Arie Wibawa mengatakan, kondisi ini disebabkan karena adanya masa transisi cuaca.
"Artinya karena ada peralihan musim yang terjadi secara umum di wilayah Indonesia. Aktivitas pembentukan awan Cumulonimbus (awan hujan) kini semakin intens dan menjulang tinggi," kata Leo saat ditemui TribunPapuaTengah.com, di ruang kerjanya, Kantor BMKG Nabire, Komplek Bandara Baru, Wanggar, Kamis (22/1/2026).
Leo menjelaskan, pertumbuhan awan Cumulonimbus yang besar di Nabire, berpotensi membawa tiga potensi yakni, hujan intensitas sedang hingga lebat, potensi kilat dan petir, serta angin kencang.
Sementara periode Januari hingga Februari, Nabire secara teknis telah memasuki fase peralihan dari cuaca panas ke musim hujan.
"Hal ini meningkatkan intensitas curah hujan, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan akibat terbentuknya awan konvektif," katanya.
Selain itu Leo menjelaskan, untuk cuaca Nabire per Kamis (22/1/2026) diperkirakan bervariasi yang mana, saat pagi hingga siang berawan, lalu malam hingga dini hari akan berawan tebal dengan potensi hujan lokal intensitas ringan hingga sedang.
Baca juga: Bantu Pulihkan Banjir-Longsor di Halmahera Utara, Pertamina Patra Niaga Salurkan 4 Ribu Liter BBM
Kenapa demikian karena Nabire dikategorikan sebagai daerah non zona musim. Artinya, tidak ada perbedaan yang mencolok antara musim kemarau, dan musim hujan karena cuaca sangat dipengaruhi oleh dinamika angin darat dan angin laut," jelasnya.
Namum pada umumnya pucak penghujanan akan terjadi pada tiga periode yakini, Februari dan Maret, lalu Juni dan Agustus serta Oktober dan November. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Nabire
Info Nabire
info cuaca nabire
BMKG Nabire
| BMKG Perkirakan Hari Ini Seluruh Wilayah Kabupaten Nabire Hujan |
|
|---|
| Berikut Info Cuaca Hari Ini di Langit Nabire Masih Galau |
|
|---|
| Perkiraan Cuaca Kabupaten Nabire Hari Ini, Curah Hujan Kembali Bergentayangan |
|
|---|
| Hari Ini Sebagian Besar Distrik di Kabupaten Nabire Berkabut |
|
|---|
| Cuaca Ektrim Nabire, Penebangan Pohon dan Buang Sampah Sembarangan Penyebab Banjir |
|
|---|