Kunjungan Wapres RI di Nabire
Pastikan Pemerataan Pembangunan, Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan di Nabire
"Untuk itu kami mengusulkan penambahan dermaga sekitar 250 meter agar pelayanan logistik tidak terhambat," kata Jackson.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/wapres-gibran-di-nabre-20.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka datang ke Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026).
Kehadiran orang nomor dia di Indonesia itu sebagai komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di wilayah timur Indonesia.
Setelah meninjau perkembangan pembangunan Bandara Douw Aturure, Gibran melanjutkan kunjungan ke Pelabuhan Samabusa di Distrik Teluk Kimi.
Baca juga: Wapres Gibran Berkunjung di Mimika, Ia Ditnggu Waarga dan Belanja di Toko Meriah
Diketahui, pelabuhan Samabusa bukan sekadar infrastruktur transportasi biasa namun dermaga ini merupakan jantung logistik bagi delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
Dalam kunjungan, Gibran disambut hangat oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Bupati Nabire Mesak Magai serta jajaran Forkopimda setempat.
Dalam peninjauan, Gibran didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk.
Di lokasi, Gibran langsung bergerak meninjau kondisi dermaga bongkar muat barang dan dermaga Penumpang
Gibran juga berdialog dengan petugas guna memahami kapasitas pelabuhan dalam melayani arus barang dan mobilisasi masyarakat.
"Pemeliharaan dan peningkatan fasilitas pelabuhan sangat krusial agar operasional tetap optimal. Ini adalah langkah nyata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memastikan pemerataan pembangunan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto," tegas Gibran di sela-sela peninjauan.
Baca juga: Rencana Wapres Gibran Mampir di SMANSA Nabire, Rendang Sapi Mendadak Muncul di Menu Lauk MBG
Sementara dalam peninjauan itu, Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ewonggen Kogoya, memaparkan, pelabuhan ini memiliki lahan seluas 143.110 meter persegi.
"Dengan luas yang ada, maka menjadikan dermaga tersebut merupakan salah satu yang terluas di Bumi Cenderawasih. Meski memiliki terminal penumpang seluas 6.120 meter persegi dan lapangan penumpukan barang yang cukup besar, kendala teknis masih sering terjadi di lapangan," jelas Ewonggen kepada Wapres Gibran dalam peninjauan tersebut.
Petugas Fasilitas Pelabuhan Nabire, Jackson Banjarnahor menjelaskan, walau panjang dermaga Nabire mencapai 227 meter, namun belum mampu melayani kapal penumpang dan kapal kargo secara bersamaan.
Baca juga: Dominasi Kekuasaan Laki-Laki dan Absennya Keterwakilan Perempuan di Lembaga Legislatif Yahukimo
Menurut dia, ketika kapal penumpang besar bersandar kapal kargo harus menunggu di area labuh.
"Untuk itu kami mengusulkan penambahan dermaga sekitar 250 meter agar pelayanan logistik tidak terhambat," kata Jackson.