Kisah Yonal Bagabau
Kisah Yonal Bagabau Dibalik Dapur MBG Gerbang Sadu Wadio Nabire
"Sudah empat bulan saya bekerja di sini. Walau sederhana, namun tugas yang ini jadi berkat bagi saya," ungkap Yonal
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/yonal-sppg-nabire.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Disudut dapur SPPG Gerbang Sadu Wadio, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah bunyi sendok dan gemercik air mengalir menjadi saksi bisu perjuangan seorang pria bernama Yonal Bagabau.
Tangan yang dulunya akrab dengan botol minuman keras itu, kini sibuk membasuh ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Empat bulan sudah Yonal merajut kembali martabatnya sempat hancur.
Baca juga: Jelang Diklatda-Forbisda, HIPMI Papua Tengah Sulap Jalur CFD Nabire Jadi Arena Pemberdayaan UMKM
Bagi sebagian orang, pekerjaan membersihkan wadah sisa makanan mungkin terasa sepele.
Namun bagi Yonal, pekerjaan sederhana ini adalah mukjizat terbesar dalam hidupnya penuh lika-liku.
Yonal mengatakan, dia mulai bekerja di SPPG Gerbang Sadu Wadio, Sejak Februari 2025.
"Sudah empat bulan saya bekerja di sini. Walau sederhana, namun tugas yang ini jadi berkat bagi saya," ungkap Yonal dengan mata yang berkaca-kaca kepada TribunPapuaTengah.com, Sabtu (16/5/2026).
Sebelum pintu SPPG Gerbang Sadu terbuka untuknya kehidupan Yonal diselimuti kegelapan.
Putus asa karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan membuat dirinya terperosok ke dalam lingkaran hitam.
Saban hari dia hanya menghabiskan waktu untuk mabuk-mabukan.
Ketika uang habis, dia dan teman-temannya nekat melakukan pemalangan jalan demi mendapatkan sepeser rupiah untuk kembali membeli minuman keras.
Baca juga: Mimika Dilanda Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akhir Pekan
"Alasan saya lakukan ini karena stres tidak ada pekerjaan. Mau kerja di mana tidak ada mau terima saya untuk kerja," ujar Yonal.
Pengalamannya seolah dunia menutup mata dan menguncinya dalam stigma.
Di tengah rasa putus asa hampir mencapai puncaknya keajaiban itu datang lewat program MBG.
SPPG Gerbang Sadu mengulurkan tangan, memanggilnya untuk bekerja dan memberinya kesempatan saat semua orang berpaling.
Baca juga: Ganti Coolant Kini Lebih Mudah dengan Aplikasi Motorku X
Pekerjaan ini bukan sekadar tentang mencari nafkah melainkan sebuah jalan pulang bagi Yonal untuk menjadi manusia yang baru.
Kini, dari keringatnya membersihkan wadah makan, Yonal mampu membawa pulang rezeki halal ke rumahnya.
Ada asap dapur bisa mengepul, dan ada harga diri berhasil ditegakkan kembali di dalam rumah.
Baca juga: Air Mata di Balik Debu Jalan Trans Papua, Kisah Abian Menjemput Harapan di Dapur MBG Nabire
Oleh karena itu, dengan penuh harapan dan nada suara memohon, Yonal berharap program ini tidak boleh pernah berakhir.
"MBG tidak boleh setop. Karena dari sini, saya bisa dapat kerja dan gaji untuk beli makan, maupun keperluan lainnya di dalam rumah," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Kisah Yonal Bagabau
Yonal Bagabau
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Nabire
Kawasan Wadio Nabire
Program MBG
MBG
Program MBG di Papua Tengah
SPPG Gerbang Sadu Wadio
| Edukasi Sosial Bagi Anak-anak di Pedalaman, TSE Group Bangkitkan Semangat Generasi Papua |
|
|---|
| Ganti Coolant Kini Lebih Mudah dengan Aplikasi Motorku X |
|
|---|
| Air Mata di Balik Debu Jalan Trans Papua, Kisah Abian Menjemput Harapan di Dapur MBG Nabire |
|
|---|
| Eks Panglima TPNPB-OPM Wilayah Victoria Ajak Para Kombatan Kembali ke NKRI dan Dorong Dialog Damai |
|
|---|
| Befa Yigibalom Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hentikan Konflik Antarkelompok di Wamena |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.