Penembakan di Yahukimo
Sespri Wakil Bupati Yahukimo, Yones Yohame Tewas Setelah Ditembak OPM
Setelah situasi aman, salah seorang saksi mengecek kondisi korban dan mengetahui bahwa korban mengalami luka tembak pada dada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/yahukimo-korbsan-tewas.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Kasus penembakan terhadap masyarakat sipil kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, 21 April 2026.
Kali ini anggota OPM melakukan penembakan terhadap Yones Yohame sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Lokasi penembakan terjadi di Komplek Perumahan Eselon III, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.
Baca juga: Larang Warga Berafiliasi dengan KKB, Daebenus: Demi Hindari Korban Jiwa dan Keamanan Puncak
Data dihimpun TribunPapuaTengah.com, bahwa korban sedang bermain Wifi di depan kos kemudian terdengar 1 kali bunyi tembakan kemungkinan dari arah depan.
Setelah bunyi tembakan tersebut masyarakat lainnya berada di sekitar lokasi berlarian mengamankan diri, namun korban tetap berada di tempat.
Setelah situasi aman, salah seorang saksi mengecek kondisi korban dan mengetahui bahwa korban mengalami luka tembak pada dada.
Saksi membawa korban bersama masyarakat lainnya ke RSUD Dekai dengan menggunakan mobil.
Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga medis RSUD Dekai stelah dilakukan tindakan medis.
Diketahui Yones Yohame mengalami luka tembak pada dada kanan.
Penembakan Yones Yohame dilakukan oleh Kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo yang mencurigai korban merupakan mata-mata atau agen intelijen.
Baca juga: Sinergi Kemanusiaan di Nabire, BGN -BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Pengaman Sosial Bagi Pahlawan Gizi
Korban bekerja sebagai Sespri Wakil Bupati Yahukimo dan sering bersama-sama pada saat melaksanakan dinas.
Perlu diantisipasi adanya propaganda yang dilakukan oleh Kelompok OPM Front Bersenjata Kodap XVI Yahukimo ataupun OPM Front Politik KNPB Yahukimo mengklaim bahwa pelaku penembakan adalah aparat TNI-Polri.
Pihak keluarga korban menginginkan pertanggung jawaban dari Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo sehingga Alm sampai saat ini masih berada di RSUD Dekai. (*)