KKB Bunuh Penambang di Yahukimo
Cuaca Ekstrem dan Ancaman KKB Hambat Evakuasi 5 Penambang Ilegal di Yahukimo
Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyebutkan bahwa evakuasi yang dilakukan timi gabungan TNI-Polri sebanyak empat kali, namun belum membuahkan hasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/26-September-2025-evakkk.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Upaya evakuasi terhadap lima penambang ilegal korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali gagal, Kamis (25/9/2025).
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyebutkan bahwa evakuasi yang dilakukan timi gabungan TNI-Polri sebanyak empat kali, namun belum membuahkan hasil.
"Ini merupakan upaya evakuasi keempat, dan hingga Kamis, kelima korban masih belum bisa dijangkau," ujar Cahyo di Jayapura, Papua, Kamis kemarin.
Pada hari pertama, Senin (22/09), evakuasi gagal akibat serangan KKB di lokasi yang dianggap tidak aman bagi personel di lapangan.
Baca juga: Kontak Tembak Dengan OPM di Kiwirok, Tiga Aparat Keamanan Dikabarkan Luka-Luka
Keesokan harinya, Selasa dan Rabu, sambung Cahyo, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan banjir menghambat pergerakan tim di medan yang berat.
"Kegagalan kembali terjadi pada hari ini (Kamis) setelah tim tidak bisa menyeberangi sungai karena arus deras pasca-banjir, meski sudah menempuh perjalanan darat selama 2,5 jam," beber Cahyo.
Hingga kini, korban yang terkonfirmasi berjumlah lima orang dan berada di dua lokasi terpisah.
Pihak kepolisian menyatakan akan segera berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk menentukan metode evakuasi selanjutnya.
“Apakah tetap melanjutkan melalui jalur darat atau menggunakan evakuasi udara, akan diputuskan bersama dengan mempertimbangkan segala risiko,” tutur Cahyo.
Baca juga: Upaya Pencarian 5 Karyawan PTFI Insiden Luncuran Material Basah di GBC Terus Dilakukan
Cahyo menambahkan, meskipun tidak ditemukan gangguan dari KKB pada evakuasi kemarin, tim tetap meningkatkan kewaspadaan di lapangan.
"Karena kondisi geografis yang sulit dan penguasaan medan oleh KKB menjadi tantangan utama dalam operasi ini," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
korban penambang ilegal
Polda Papua
Cahyo Sukarnito
Kabupaten Yahukimo
Papua Pegunungan
evakuasi korban
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
cuaca ekstrem
KKB Bunuh Penambang di Yahukimo
| Kepala Suku Besar Puncak Ancam KKB: Stop Eksekusi Tenaga Medis-Guru dan Bakar Fasilitas Publik! |
|
|---|
| Jadi Garda Terdepan Penggerak Kesejahteraan Masyarakat, Karang Taruna Papua Siapkan Strategi Baru |
|
|---|
| Sambut Hari Kartini, Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Terima Anugerah Puspa Bangsa 2026 |
|
|---|
| Anggota OPM Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Distrik Pogoma |
|
|---|
| Persipura Gagal Amankan Poin Penuh saat Penalti Kontra Persela, Ini Respon Rahmad Darmawan |
|
|---|