Kamis, 7 Mei 2026

Info Cuaca Papua

Waspada Cuaca Ekstrem: Hujan Badai Berpotensi Terjang Jayapura dan Sekitarnya Sore Ini

Di wilayah perkotaan, Kota Jayapura diperkirakan akan menerima guyuran hujan intensitas tinggi di Distrik Abepura dan Muara Tami.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Waspada Cuaca Ekstrem: Hujan Badai Berpotensi Terjang Jayapura dan Sekitarnya Sore Ini
Tribunnews.com/Lidya Salmah
INFO CUACA PAPUA - Tampak cuaca di wilayah Distrik Jayapura Utara terlihat cerah berawan, Kamis (19/2/2026) siang. Foto Lidya Salmah/Tribun-PapuaTengah.com 
Ringkasan Berita:
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Papua pada Kamis (19/2/2026).
  • Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diprediksi melanda Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, hingga Kota Jayapura sejak pukul 13:30 WIT. 
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor hingga sore hari nanti.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA - Langit Papua diprediksi akan mengalami perubahan cuaca secara drastis dengan potensi terjadinya fenomena alam yang cukup ekstrem pada siang hingga sore hari ini, Kamis (19/2/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura merilis peringatan dini mengenai ancaman hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Kondisi atmosferik ini diperkirakan mulai aktif pada pukul 13:30 WIT dan berpotensi memicu gangguan aktivitas publik di wilayah utara Papua.

Sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Jayapura masuk dalam zona merah peringatan dini kali ini.

Wilayah Depapre, Sentani Barat, Nimbokrang, hingga Unurum Guay menjadi fokus utama area yang terdampak hujan lebat.

Selain itu, Kabupaten Keerom juga diprediksi akan mengalami kondisi serupa di Distrik Waris, Arso, Skanto, dan Arso Barat.

Baca juga: Puasa Pertama di Kabupaten Mimika: 18 Distrik Berpotensi Hujan Ringan, Berikut Info Cuaca Lengkapnya

Masyarakat di Kabupaten Sarmi, khususnya kawasan Bonggo Timur, harus mempersiapkan diri menghadapi potensi angin kencang yang datang tiba-tiba.

Di wilayah perkotaan, Kota Jayapura diperkirakan akan menerima guyuran hujan intensitas tinggi di Distrik Abepura dan Muara Tami.

Kondisi cuaca ini diprakirakan meluas ke beberapa titik tetangga seperti Sentani Timur, Kemtuk, Kemtuk Gresi, hingga Demta.

Distrik Heram di Kota Jayapura serta kawasan Bonggo di Kabupaten Sarmi juga masuk dalam daftar wilayah pantauan potensi perluasan hujan lebat.

BMKG memprediksi fenomena cuaca ekstrem ini akan terus berlangsung secara konsisten setidaknya hingga pukul 15:00 WIT.

Sementara itu berdasarkan pantauan di wilayah perbukitan di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, siang ini terlihat cerah berawan.

Kondisi ini juga terasa sejuk karena hembusan angin dengan kecepatan ringan antara 4 hingga 6 knot.

Meski demikian, BMKG mengeluarkan serangkaian rekomendasi tegas kepada masyarakat dan instansi terkait guna meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi. 

Dampak cuaca ekstrem ini dapat memicu banjir dalam skala lokal, tanah longsor pada kemiringan tertentu, hingga pohon tumbang di jalur lintas utama.

Warga yang bermukim di daerah dengan topografi curam atau bergunung diimbau untuk lebih waspada terhadap pergerakan tanah.

Masyarakat di dataran rendah dan bantaran sungai juga diminta mengantisipasi munculnya genangan air secara mendadak.

Instansi teknis seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai (BWS), hingga pihak kepolisian diharapkan segera melakukan mitigasi di zona-zona rawan longsor dan banjir bandang.

Arus lalu lintas di kawasan yang memiliki risiko pohon roboh atau papan reklame tua harus dipantau ketat untuk mencegah kecelakaan.

Masyarakat yang sedang berada di luar rumah disarankan mencari tempat perlindungan yang aman dan tidak berdiri di bawah objek yang mudah hantar listrik.

Bagi warga yang terpaksa mengungsi sementara, disarankan hanya kembali ke rumah satu hingga dua jam setelah peringatan dini dinyatakan berakhir.

Akses informasi cuaca terkini harus dipantau secara rutin melalui kanal resmi guna mendapatkan data akurat setiap menitnya.

Masyarakat dapat mengakses situs web resmi bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi seluler InfoBMKG untuk panduan lebih lanjut.

Kewaspadaan dini menjadi faktor krusial dalam menghadapi anomali cuaca yang sering berubah cepat di wilayah pesisir utara Papua.

Koordinasi antarwarga di tingkat distrik sangat diperlukan untuk memastikan jalur evakuasi tetap terbuka selama periode hujan lebat berlangsung. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved