Provinsi Papua Tengah
Deinas Geley Ajak Sarjana Muda Papua Tengah Terjun ke Dunia Usaha
"Anak-anak Papua Tengah sudah selesai kuliah, jangan berpikir untuk menjadi pegawai negeri saja.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/deinas-26.jpg)
Ringkasan Berita:
- Menyiapkan generasi muda untuk mengelola ekonomi jangka panjang, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley mengajak sarjanah mudah untuk terjun ke dunia bisnis.
- Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley mengatakan, kunci keberhasilan dalam mengelola sektor ekonomi terletak pada kesadaran dan kemauan diri sendiri, karena Tanpa mentalitas yang kuat, sektor ekonomi daerah akan sulit berkembang.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memberikan pesan kuat bagi generasi muda khususnya para lulusan perguruan tinggi.
Deinas mengatakan, para sarjana tidak hanya terpaku pada ambisi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menyelesaikan studi, melainkan perlu berani melirik potensi besar di sektor swasta dan dunia usaha.
Baca juga: Satgas Operasi Damai Cartenz Komitmen Lakukan Penegakan Hukum Terhadap KKB
Menurut Deinas, pola pikir atau mindset hanya mengandalkan gaji bulanan sebagai aparatur sipil negara perlu direkonstruksi.
Ia memberikan gambaran realistis mengenai perbandingan pendapatan seorang pegawai dengan peluang ditawarkan oleh dunia wirausaha.
"Anak-anak Papua Tengah sudah selesai kuliah, jangan berpikir untuk menjadi pegawai negeri saja. Karena pegawai negeri gajinya rata-rata 3 juta rupiah per bulan. Jika dikonversi, itu berarti hanya dibayar sekitar 100 ribu rupiah per hari kerja," ujar Deinas kepada awak media, di Nabire, Jumat (27/2/2026).
Dia menekankan, dunia usaha menawarkan kebebasan dan peluang finansial jauh lebih luas tanpa adanya batasan mengekang kreativitas.
"Lebih baik terjun ke dunia usaha. Itu bebas, tidak ada melarang, dan peluangnya terbuka lebar bagi siapa saja mau bekerja keras," tandasnya.
Deinas memandang hal ini sebagai bagian dari strategi kaderisasi ekonomi.
Baca juga: Universitas Cenderawasih Wisudakan 508 Lulusan Periode I 2026
Menurut dia, Jika pemuda saat ini mulai berwirausaha, maka fondasi ekonomi Papua Tengah di masa depan akan sangat kokoh.
"Kalau kita sudah kaderisasi anak-anak kita untuk menghidupkan ekonomi, maka itu luar biasa. Dalam 10, 20, hingga 50 tahun ke depan, ekonomi Papua Tengah akan sangat kuat. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, tinggal bagaimana kita mengelolanya," tandasnya.
Lebih lanjut Deinas menekankan pentingnya konsep memanusiakan manusia melalui pemberdayaan.
Baca juga: Keberdaan Alat Berat di Tambang Emas Ilegal Kapiraya, Kapolda: Segera Ditarik
Ia menilai, tugas pemerintah saat ini mengarahkan generasi muda agar memiliki kesadaran dan kemauan kuat untuk mandiri secara ekonomi.
"Kalau kesadaran itu sudah ada dalam diri, maka sektor ekonomi akan berjalan baik. Jadi tidak ada alasan untuk mundur, anak-anak Papua Tengah harus terus maju," ujarnya.
Baca juga: Jaring Bibit Atlet Muda Berbakat, Pemprov Papua Tengah Siapkan Kawasan Sport Center Megah di Nabire
Ia mengajak seluruh anak anak muda untuk mulai bergerak, karena kegagalan terbesar adalah ketika seseorang tidak berani mencoba.
"Jadi kita harus coba dulu. Kalau tidak dilakukan, maka sulit untuk melangkah. Mari kita bersama-sama bangkitkan sektor ekonomi yang ada di Papua Tengah," pungkasnya.(*)
| Pemprov Papua Tengah Tunggu Juknis Pusat Soal Work From Home |
|
|---|
| Wagub Deinas Geley: Wartawan Pahlawan Informasi di Papua Tengah |
|
|---|
| Transformasi Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Akan Bangkitkan Semua Sektor Untuk Dongkrak PAD |
|
|---|
| Natal 2025, Meki Nawipa Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian di Papua Tengah |
|
|---|
| Bekies Kogoya: Susunan DPR Lengkap dan Kami Siap Berkolaborasi Bangun Papua Tengah |
|
|---|