Kabupaten Puncak
Natal Koordinator Perkauan 4 Klasis Ilaga, Ini Pesan Ny. Sujatinah Tabuni Kepada Mama-mama di Puncak
“Anak Tuhan datang ke dunia untuk memberi hidup baru dan mama-mama adalah alat pembaharuan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/natal-perkauan-3.jpg)
Sementara, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni mengatakan, dari lembah-lembah hingga puncak gunung, dari honai-honai hangat hingga gereja-gereja kecil berdiri di tanah kita, hari ini kita datang membawa hati yang penuh syukur.
Baca juga: Mandat LPS Meluas Pasca-UU P2SK, Media Sulampua Digaet Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas Keuangan
“Tuhan Yesus sudah jaga kita, sudah kuatkan kita, dan boleh kumpul dalam sukacita Natal Perkauan GKII. Tema Natal tahun ini, “Kristus Datang Memperbaharui Dunia” (Wahyu 21:5), sangat dekat dengan hidup kita sebagai perempuan Papua,” jelasnya. Sujatinah menjelaskan, setiap hari, mama-mama di Puncak sudah jadi pembaharu dalam cara sederhana tetapi luar biasa.
Setiap pagi ketika mama bangun, menyalakan api di tungku, rebus air, siapkan makanan untuk anak-anak itu adalah tanda kasih Kristus.
Setiap kali mama pikul sayur dari kebun, pikul kayu, jalan jauh melewati udara dingin angin gunung itu adalah kekuatan dari Tuhan.
Baca juga: FRMP Papua Tengah Demo Damai Peringati Hari HAM Sedunia, Pasang Tali Komando di Lima Titik Aksi
Setiap doa yang mama naikkan dari dalam honai, meskipun tidak ada yang lihat Tuhan dengar, dan Tuhan pakai untuk memperbaharui keluarga kita.
“Anak Tuhan datang ke dunia untuk memberi hidup baru dan mama-mama adalah alat pembaharuan itu. Pembaharuan tidak selalu datang dari hal besar,” terangnya.
Menurutnya, pembaharuan datang dari tangan mama yang mengusap air mata anak, kata-kata lembut kepada suami, hati yang tetap percaya meski hidup berat, pelayanan kecil yang dilakukan dalam diam, kerelaan memaafkan dan memulai dari awal.
Perempuan Papua, terutama perempuan Puncak, adalah perempuan kuat. Kuat bukan karena tidak pernah menangis, tetapi karena meski menangis, mama tetap berdiri dan tetap percaya Tuhan pegang hidup ini.
Baca juga: Peringatan Hari HAM: Front Rakyat Papua Demo di Timika, Desak Penghentian Investasi dan Militerisas
“Mama-mama yang saya hormati, Tanah Puncak adalah tanah berkat. Dan Tuhan ingin memakai mama-mama untuk membawa terang dalam keluarga, dalam kampung, dan dalam gereja.”
“Kita ini tiang-tiang rumah. Jika mama kuat, rumah kuat. Jika mama berdoa, anak-anak aman. Jika mama menjaga damai, kampung damai,” katanya.
Di momen Natal ini, Sujatinah mengajak kita semua agar mari buka hati untuk pembaharuan Tuhan. Biarkan Tuhan sentuh bagian-bagian hidup yang mungkin terluka, lelah, atau hancur.
Biarkan Tuhan perbaharui cara kita mengasihi, cara kita mendidik anak, cara kita melayani dalam gereja.
Baca juga: Kejari Nabire Selamatkan Uang Negara Rp252 Juta Lewat Lelang Aset Sitaan Korupsi
Seperti tanah kita yang selalu memunculkan kehidupan baru setelah hujan, begitu juga Tuhan akan menumbuhkan hal-hal baru dalam hidup mama-mama semua.
" Jatuh cintalah pada perjalananmu sendiri. Pada setiap kesulitan yang membentukmu, pada kesendiriran yang mengajarkanmu berdiri tegak.”
“Ingat, beberapa bunga justru paling indah ketika mereka tumbuh di tempat-tempat tak terduga, dicelah tebing yang curam, di antara bebatuan yang keras,” ujarnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
Natal Koordinator Perkauan 4 Klasis Ilaga
Ketua PKK Kabupaten Puncak Ny Sujatinah Tabuni
TribunPapuaTengah.com
gaji ASN
Pemkab Mimika
| Uskup Keuskupan Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru Kunjungi Kabupaten Puncak, Disambut Meriah |
|
|---|
| Peduli Pendidikan di Kabupaten Puncak, PKK Pasok Buku untuk Anak-anak Taman Baca Jesemirese |
|
|---|
| Ketua PKK Puncak Serahkan Hewan Kurban untuk Pengurus di Masjid Al-Ikhas Ilaga |
|
|---|
| Sekretariar Dekranasda Puncak Diresmikan, Produk Asli Daerah Siap Tembus Pasar Nasional |
|
|---|
| Deteksi Dini Kesehatan Anak, Sujatinah Elvis Tabuni Launching Rikes PAUD di Kabupaten Puncak |
|
|---|