Pemkab Nabire Sulap Sampah Plastik Jadi Hiasan Rumah
Pemkab Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memiliki program mengolah limbah sampah plastik menjadi hiasan rumah.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Astini Mega Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Pengolahan-sampah-plastik-di-Nabire.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memiliki program mengolah limbah sampah plastik menjadi hiasan rumah.
Kepala DLH Nabire Arfan Natan Palumpun mengatakan, program tersebut bertujuan untuk menekan volume sampah di Kabupaten Nabire.
"Untuk itu kami mencoba memanfaatkannya limbah sampah plastik yang ada agar menjadi sesuatu yang bermanfaat," kata Arfan kepada Tribun-PapuaTengah.com, Jumat (14/3/2025).
Pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa limbah plastik bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya dengan dijadikan kerajinan tangan hiasan rumah.
Baca juga: DPR Papua Tengah Respons Positif Pembukaan Usaha Cuci Motor yang Diinisiasi Kelompok Pemuda Lokal
Selain itu menurut Arfan, DLH Nabire juga memiliki rencana jangka panjang dalam pengelolaan sampah.
"Seperti pencacahan plastik yang diolah menjadi biji plastik agar bisa memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya.
Kemudian DLH juga akan mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan mendorong pembentukan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) pada setiap kelurahan.
"Target kami pada tahun 2030, seluruh sampah di Nabire sudah dikelola dengan lebih baik. Untuk itu, pastinya kami butuh dukungan semua pihak, termasuk masyarakat serta pemerintah daerah agar pengelolaan sampah dapat berjalan optimal," tandasnya.
Dalam pengelolaan sampah, pihaknya akan menggandeng sekolah-sekolah, dengan membuat program Sekolah Adiwiyata.
Di situ para siswa akan diajarkan untuk bagaimana cara mengolah sampah plastik dan organik menjadi lebih bermanfaat.
"Seperti saat ini, sekolah binaan kami baru saja meraih juara nasional dalam program Sekolah Adiwiyata dan itu membuktikan bahwa kesadaran lingkungan di Nabire terus berkembang," katanya.
Baca juga: Anggota Kodim 1714/Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Dipanah saat Berusaha Menyelamatkan Diri
Pihaknya juga akan bekerja sama dengan komunitas peduli lingkungan dalam mengembangkan berbagai inovasi terhadap pengolahan sampah plastik.
"Dengan tujuan agar sampah memiliki nilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Arfan berharap, inisiatif tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
| Wagub Deinas Geley Buka Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Tengah, Pemuda Harus Berani Berwirausaha |
|
|---|
| Antrean Solar di Nabire Terus Mengular, Peanus Uamang Minta OPD Teknis Harus Mainkan Peran |
|
|---|
| Diklatda dan Forbisda di Nabire, HIPMI Targetkan Cetak 500 Pengusaha Asli Papua |
|
|---|
| Hadir di Nabire, Koperasi Merah Putih Siap Jadi Terobosan Baru Ekonomi Kampung |
|
|---|
| Kisah Yonal Bagabau Dibalik Dapur MBG Gerbang Sadu Wadio Nabire |
|
|---|