Selasa, 19 Mei 2026

Pemkab Nabire Sulap Sampah Plastik Jadi Hiasan Rumah

Pemkab Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memiliki program mengolah limbah sampah plastik menjadi hiasan rumah.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemkab Nabire Sulap Sampah Plastik Jadi Hiasan Rumah
Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire menunjukkan kerajinan tangan hiasan rumah hasil pengolahan limbah plastik, Jumat (14/3/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memiliki program mengolah limbah sampah plastik menjadi hiasan rumah.

Kepala DLH Nabire Arfan Natan Palumpun mengatakan, program tersebut bertujuan untuk menekan volume sampah di Kabupaten Nabire.

"Untuk itu kami mencoba memanfaatkannya limbah sampah plastik yang ada agar menjadi sesuatu yang bermanfaat," kata Arfan kepada Tribun-PapuaTengah.com, Jumat (14/3/2025).

Pihaknya  ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa limbah plastik bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya dengan dijadikan kerajinan tangan hiasan rumah.

Baca juga: DPR Papua Tengah Respons Positif Pembukaan Usaha Cuci Motor yang Diinisiasi Kelompok Pemuda Lokal

PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK - DLH Kabupaten Nabire menunjukkan kerajinan tangan hiasan rumah hasil pengolahan limbah plastik, Jumat (14/3/2025).
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK - DLH Kabupaten Nabire menunjukkan kerajinan tangan hiasan rumah hasil pengolahan limbah plastik, Jumat (14/3/2025). (Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari)

Selain itu menurut Arfan, DLH Nabire juga memiliki rencana jangka panjang dalam pengelolaan sampah.

"Seperti pencacahan plastik yang diolah menjadi biji plastik agar bisa memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya.

Kemudian DLH juga akan mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan mendorong pembentukan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) pada setiap kelurahan.

"Target kami pada tahun 2030, seluruh sampah di Nabire sudah dikelola dengan lebih baik. Untuk itu, pastinya kami butuh dukungan semua pihak, termasuk masyarakat serta pemerintah daerah agar pengelolaan sampah dapat berjalan optimal," tandasnya.

Dalam pengelolaan sampah, pihaknya akan menggandeng sekolah-sekolah, dengan membuat  program Sekolah Adiwiyata.

Di situ para siswa akan diajarkan untuk bagaimana cara mengolah sampah plastik dan organik menjadi lebih bermanfaat.

"Seperti saat ini, sekolah binaan kami baru saja meraih juara nasional dalam program Sekolah Adiwiyata dan itu membuktikan bahwa kesadaran lingkungan di Nabire terus berkembang," katanya.

Baca juga: Anggota Kodim 1714/Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Dipanah saat Berusaha Menyelamatkan Diri

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan komunitas peduli lingkungan dalam mengembangkan berbagai inovasi terhadap pengolahan sampah plastik.

"Dengan tujuan agar sampah memiliki nilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Arfan berharap, inisiatif tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved