Kamis, 9 April 2026

Info Mimika

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Mimika Gelar Rapat Tertutup Bersama Forkopimda

Yonathan menyebut, ke depan ada 5 posko operasi ketupat yang berlokasi di bandara, pusat kota, dan pelabuhan. 

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Antisipasi Lonjakan Pemudik, Mimika Gelar Rapat Tertutup Bersama Forkopimda
Istimewa
FOTO: Pj Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin. Foto: istimewa 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas persiapan arus mudik Lebaran 2025.

Rapat yang berlangsung tertutup ini diadakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Mimika, Jalan Cendrawasih SP 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Jumat (14/3/2025) sore.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk otoritas bandara, otoritas pelabuhan, serta perwakilan dari maskapai penerbangan (Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Baca juga: Sinergi DPR dan Pemerintah Jadi Kunci Sukses Pengembangan UMKM di Papua Tengah

Pj Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin, mengatakan, rapat membahas beberapa subjek penting mulai dari pembentukan posko operasi ketupat, pemantauan harga sembako, ketersediaan BBM dan minyak tanah dibahas.

"Kami juga membahas kesiapan bandara dan pelabuhan dalam mendukung arus mudik lebaran," kata Yonathan Demme Tangdilintin.

Selain pengawasan arus mudik lebaran, pihaknya juga membahas Kamtibmas di Mimika.

Lanjutnya pembatasan jam operasi tempat hiburan malam, minuman beralkohol telah dilakukan.

"Ini kita antisipasi kalau ada petasan kembang api bisa memicu konflik. Situasional kedepan juga telah dibahas," ungkapnya.

Yonathan menyebut, ke depan ada 5 posko operasi ketupat yang berlokasi di bandara, pusat kota, dan pelabuhan. 

Baca juga: DPRD Dogiyai Dukung Penuh Hari Belanja Bersama untuk Mama-Mama Papua

Kemudian harga kebutuhan pokok, Yonathan meminta OPD untuk melakukan intervensi harga pasar.

Ia membeberkan kepolisian juga akan mengadakan pasar murah untuk mencegah harga barang.

"Soal distribusi minyak tanah Disperindag juga telah melakukan  koordinasi dengan Pertamina," katanya.

Yonathan menambahkan, pihak pelabuhan dan bandara juga menyatakan kesiapannya dalam menghadapi lonjakan penumpang di arus mudik lebaran ini," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved