Jumat, 8 Mei 2026

Info Papua Pegunungan

Dana Hibah Terkatung-katung: Mahasiswa Pegunungan Bintang Geram, Ancam Lakukan Aksi

Melianus menuntut pemerintah daerah, khususnya Bupati Pegunungan Bintang, untuk memberikan kepastian pencairan dana hibah.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Dana Hibah Terkatung-katung: Mahasiswa Pegunungan Bintang Geram, Ancam Lakukan Aksi
Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
TUNTUT PENCAIRAN DANA HIBAH- Mahasiswa Pegunungan Bintang yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Jayapura minggu (16/3/2025). Foto: Tribun-Papua.com/Yulianus Magai 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia yang menuntut ilmu di Jayapura mendesak Pemkab Pegunungan Bintang untuk segera mencairkan dana hibah yang tertunda.

Dana hibah sebesar Rp150 juta per tahun yang dijanjikan kepada organisasi mahasiswa ini telah disetujui, namun hingga kini belum cair, padahal proposal telah diajukan sejak November 2024.

Baca juga: Tingkatkan Gizi Anak di Kabupaten Sarmi, Program MBG Segera Diluncurkan di SD Inpres Ferkame

Melianus Kakyarmabin, Ketua Panitia Musyawarah Organisasi Mahasiswa (Musorma) IMPPETANG Tahun 2025, menjelaskan bahwa organisasi IMPPETANG telah terdaftar di Kesbangpol dan berhak menerima dana hibah tersebut.

"Kami mendengar bahwa dana tersebut sudah tersedia dan hanya menunggu tanda tangan dari Ibu Sekda untuk dicairkan. Tapi hingga kini, dana tersebut belum ada di tangan kami," ujar Melianus, Minggu (16/3/2025).

Keterlambatan ini menurut dia, tentu menghambat sejumlah kegiatan yang direncanakan, termasuk acara Natal bersama di Cabang Manokwari yang terpaksa dibatalkan.

Musorma yang dijadwalkan pada 2024 juga harus ditunda hingga 2025 akibat masalah pendanaan.

"Seandainya pemerintah merespons kami dengan cepat, Musorma sudah bisa dilaksanakan tahun lalu. Namun, masa kepengurusan periode 2023/2024 sudah berakhir 22 Desember 2024, dan kami masih menunggu pencairan dana,"beber Melianus.

Baca juga: Pasca-Bentrok di Syukuran Bupati Jayawijaya, Pemkab Diminta Evaluasi Perayaan Bakar Batu

Melianus menuntut pemerintah daerah, khususnya Bupati Pegunungan Bintang, untuk memberikan kepastian pencairan dana hibah.

"Kami sudah menunggu cukup lama, dan kami ingin pemerintah memberikan informasi jelas dan positif agar kegiatan kami berjalan sesuai rencana," tegasnya.

Ia menyayangkan minimnya tindakan konkret pemerintah terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Kami berharap pemerintah lebih serius memperhatikan mahasiswa dan organisasi mahasiswa. Dengan dukungan dana, kami bisa melaksanakan kegiatan yang berdampak pada pengembangan SDM di daerah kami," tegasnya.

Baca juga: Sentuhan Prajurit TNI di TMMD ke-123: Rumah Layak Huni Hadir untuk Warga Kampung Kbusdori Biak

Melianus juga meminta para alumni IMPPETANG yang berada di posisi legislatif maupun eksekutif untuk memberikan kontribusi nyata kepada organisasi.

"Kami berharap para alumni tidak hanya berbicara besar, tetapi juga peduli dan memberikan kontribusi nyata terhadap organisasi ini. Mereka memiliki tanggung jawab moral terhadap organisasi yang telah membentuk mereka," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved