Rabu, 8 April 2026

Info Jayapura

Warga Jayapura Kurang Minati Cek Kesehatan Gratis, Pj Bupati Imbau Manfaatkan Program Presiden

Program yang telah berjalan sejak 10 Februari 2025 di seluruh puskesmas ini baru menjaring 214 pendaftar, di mana hanya 113 orang (68,07%).

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Warga Jayapura Kurang Minati Cek Kesehatan Gratis, Pj Bupati Imbau Manfaatkan Program Presiden
Tribun-Papua.com/Putri
CEK KESEHATAN GRATIS- Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa meminta masyarakat manfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di setiap puskesmas. Foto: Tribun-Papua.com/Putri 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI - Program Pemeriksaan Gratis atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah sebagai bagian dari Asta Citra Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, kurang diminati warga Kabupaten Jayapura, Papua.

Program yang telah berjalan sejak 10 Februari 2025 di seluruh puskesmas ini baru menjaring 214 pendaftar, di mana hanya 113 orang (68,07 persen) yang telah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Kejati Papua Tebar Berkah Ramadhan, Bagi-Bagi Takjil Gratis di Kawasan Lampu Merah Dok II Jayapura

Menanggapi rendahnya antusiasme ini, Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

 "Ada 21 jenis pemeriksaan yang tersedia. Manfaatkan momen ini untuk mengetahui kondisi kesehatan kita," ujarnya di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (21/3/2025).

Siriwa menekankan pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini agar penyakit dapat dicegah atau diantisipasi.

"Jangan takut untuk memeriksakan diri,"serunya.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Disperindag Yapen Pastikan Stok Bapok Aman dan Bebas Produk Kadaluarsa

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, mengungkapkan bahwa ketakutan terhadap hasil pemeriksaan menjadi salah satu faktor utama rendahnya partisipasi warga.

Banyak yang enggan mengetahui penyakit justru akan menimbulkan kekhawatiran.

Padahal, tujuan pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah deteksi dini.

"Pemeriksaan ini bukan untuk menetapkan penyakit, melainkan memberikan gambaran status kesehatan. Dengan begitu, petugas medis dapat melakukan tindakan pencegahan," jelas Edward. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved