Info Jayapura
Kabupaten Jayapura Waspada! Angka Stunting Naik, Intervensi Dinkes Ditingkatkan
Data Aplikasi Elektronik-Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Kabupaten Jayapura saat ini mencapai 960 anak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/8-April-2025-Stuu.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI- Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mengakui adanya peningkatan kasus stunting sebesar 1,64 persen pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Aplikasi Elektronik-Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Kabupaten Jayapura saat ini mencapai 960 anak atau 14,02 persen.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, menjelaskan bahwa hasil pengukuran antropometri menunjukkan kenaikan angka stunting dari 12,38 persen di tahun 2023 menjadi 14,02 persen di tahun 2024.
Kendati demikian, angka ini masih di bawah rata-rata nasional.
Lanjut Edward, pihaknya juga akan membandingkan data ini dengan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari pemerintah pusat yang baru saja selesai dilaksanakan di Kabupaten Jayapura pada akhir tahun lalu.
"Memang ada kenaikan 1,64 persen. Kami juga mencatat ada 28 kampung dengan angka stunting yang cukup tinggi, berkisar antara 20 hingga 30 persen," ungkap Edward, Selasa (8/4/2025).
Edward pun merinci beberapa kampung dengan prevalensi stunting tertinggi.
Ia menyebut, seperti Kampung Berap dan Kampung Hiansip di Distrik Kemtuk Gresi mencatatkan angka stunting di atas 42 persen.
Namun, jika dilihat dari jumlah absolut kasus, Kampung Lapua di Distrik Kaureh memiliki jumlah anak stunting terbanyak, yaitu 42 anak dari 268 balita (15,6 persen).
Sedangkan di Sentani Kota sendiri, dari 870 anak, terdapat 121 anak (13,9 persen) yang mengalami stunting.
Selain itu, masih terdapat 28 kampung di wilayah tersebut dengan persentase stunting antara 20 hingga 30 persen.
Edward menegaskan bahwa total anak stunting di Kabupaten Jayapura adalah 960 anak atau 14,02 persen.
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura saat ini memfokuskan penanganan stunting pada anak-anak di bawah usia dua tahun.
"Kami fokus pada usia di bawah dua tahun karena perkembangan otak sangat krusial pada periode tersebut," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
stunting
Kabupaten Jayapura
Papua
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura
Edward Sihotang
Aplikasi Elektronik-Pencatatan Dan Pelaporan Gizi
Kampung Berap
Kampung Hiansip
Distrik Kemtuk Gresi
| Perpendek Jarak Rumah ke Sekolah, Pemkab Jayapura Segera Bangun SMA di Unurum Guay |
|
|---|
| Update Pasca Ricuh di Stadion Lukas Enembe: 35 Motor Hasil Jarah Ditemukan, 29 Mobil Terbakar |
|
|---|
| Tim Mabes Polri Selidiki Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Usai Laga Playoff Persipura vs Adhyaksa |
|
|---|
| 120 Ton Sampah Pasca Ricuh di Stadion Lukas Enembe Diangkut DLH Jayapura |
|
|---|
| Ganti Rugi Lahan Rp7 M Tak Kunjung Dibayar, Masyarakat Enggros Palang Jalan Ciberi-Holtekamp Besok |
|
|---|