Kamis, 30 April 2026

Info Nabire

Bentengi Pesisir Nabire, Pemkab Ajak Warga Lindungi Hutan Mangrove dari Abrasi

Arfan Natan Palumpun, menegaskan pentingnya hutan mangrove. Selain meredam dampak pemanasan global, mangrove juga menjadi benteng pertama pencegahan.

Tayang:
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Bentengi Pesisir Nabire, Pemkab Ajak Warga Lindungi Hutan Mangrove dari Abrasi
Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari
JAGA LINGKUNGAN NABIRE- Masyarakat Nabire diajak untuk menjaga hutan mangrove, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun mengatakan, hutan mangrove sangat vital, selain meredam dampak pemanasan global, mangrove juga bisa menjadi benteng pertama dalam mencegah abrasi di wilayah pesisir Nabire. Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

NABIRE, TRIBUN-PAPUATENGAH.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire terus mengintensifkan upaya pelestarian lingkungan di kawasan pesisir, yang merupakan bagian penting dari Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.

Langkah ini merupakan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim seperti abrasi.

Untuk mencegah abrasi, Pemkab Nabire mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan mangrove.

Hutan mangrove memiliki fungsi vital sebagai penahan alami gelombang laut dan abrasi.

Baca juga: Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Korban KKB di Dulang Emas Yahukimo, Pengejaran Pelaku Intensif

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, menegaskan pentingnya hutan mangrove. Selain meredam dampak pemanasan global, mangrove juga menjadi benteng pertama pencegah abrasi.

"Jika hutan ini dirusak, masyarakat pesisir akan menjadi pihak yang paling terdampak," ujar Arfan kepada Tribun-Papuatengah.com, Sabtu (12/4/2025).

Ia mencontohkan kejadian abrasi dan banjir rob yang melanda Waroki beberapa waktu lalu, yang menurutnya disebabkan oleh penebangan mangrove dan perusakan ekosistem pantai secara masif tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Baca juga: DPP BMP RI Gelar Munas Akbar: Siap Kawal Program Prabowo-Gibran Demi Kesejahteraan Tanah Papua

Arfan juga menyoroti pembukaan tempat wisata baru di Nabire Timur yang sayangnya diikuti dengan pembabatan hutan mangrove.

"Ini sangat disayangkan. Kami berharap pelaku usaha tempat wisata dapat menjaga hutan mangrovenya dengan menatanya lebih baik agar tetap lestari, indah, dan tidak merusak lingkungan," katanya.

Sebagai solusi, Pemkab Nabire berkomitmen untuk melakukan penanaman mangrove secara berkala di area rawan abrasi.

Baca juga: Kisah Sengkarut Pencaker Papua Tengah di Jakarta: Peanus Uamang: Ungkap Kegagalan PT HAL

Arfan berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga hutan mangrove demi keberlangsungan hidup di wilayah pesisir.

"Garis pantai kita terus bergeser ke darat setiap tahun. Ini adalah sinyal bahaya bagi kita. Mari kita jaga alam kita bersama," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved