Hari Malaria Sedunia 2026
Demi Warga Nabire Bebas Malaria, Siti Ismawati Made Menembus Batas Kampung Kali Susu
"Saya sangat berharap masyarakat bisa menerapkan apa yang selalu kami edukasi yaitu, menjaga kebersihan lingkungan,
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/jejak-siti-edukasi-malaria-di-nabire.jpg)
Laporan Wartawan TrubunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Dibawah terik matahari Kabupaten Nabire, Papua Tengah, seorang wanita bernama Siti Ismawati Made dengan langkah tegap menyusuri lorong-lorong Kampung Kali Susu, Distrik Nabire.
Bagi warga Kali Susu, Siti bukan sekadar tetangga melainkan garda terdepan kesehatan membawa misi besar untuk warga setempat yaitu, memutus rantai penyebaran malaria.
Baca juga: Resmikan Pesantren Riyadhul Qur’an Nabire, Meki Nawipa: Pendidikan Karakter Itu Penting
Bertepatan dengan Hari Malaria Sedunia 2026, kisah Siti menjadi pengingat bahwa pahlawan kesehatan sering kali lahir dari ketulusan warga biasa.
Wanita kelahiran Nabire, 23 Maret 1979 ini telah mendedikasikan dirinya sebagai Kader Malaria sejak tahun 2023.
Namun, pada tahun 2025 dia pun menjadi titik balik krusial dalam perjalanan pengabdiannya.
Wanita berdarah Bugis-Pangkep ini terpilih mendapatkan pelatihan intensif mengubah statusnya menjadi Kader Perkasa.
Kini, tanggung jawab Siti tidak hanya terbatas pada malaria, tetapi juga mencakup edukasi dan pencegahan TBC serta HIV/AIDS.
Bersama Puskesmas Karang Mulia sebagai pendamping, Siti mengawal delapan RT di Kampung Kali Susu.
Di wilayah ini, ia tidak bekerja sendiri, namun bahu-membahu bersama dua rekan kader lainnya yaitu, satu kader malaria dan satu sesama Kader Perkasa untuk memastikan kesehatan warga terjaga.
"Tugas kami adalah melakukan penyuluhan sekaligus pemeriksaan malaria langsung di lapangan," kata Siti dengan nada penuh semangat kepada TribunPapuaTengah.com, di Nabire, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: Kormi Kabupaten Mimika Ajak Warga Ramaikan Car Free Day
Perjalanan Siti sebagai kader kesehatan, tidak selalu mulus.
Dia pun mengenang masa-masa awal bertugas pada 2023, di mana tantangan terbesar bukanlah medan yang sulit, melainkan stigma dan ketidaktahuan masyarakat.
Dia bilang, pada awal bertugas, banyak warga menutup pintu atau menolak diperiksa karena takut atau merasa tidak butuh.
Namun dengan berkat pendekatan yang humanis dan edukasi yang berkelanjutan, kini warga menyambut kehadirannya dengan tangan terbuka.
Baca juga: Tetapkan Papua Status Darurat Kemanusiaan, KNPB Desak Akses Internasional dan Stop Operasi Militer
Siti menjalankan tugas ini di sela-sela kesibukannya.
Tanpa jam kerja formal, ia memanfaatkan setiap waktu luang untuk turun ke lapangan.
Jika ia menemukan warga yang menunjukkan gejala atau memiliki bibit malaria, Siti segera memberikan rujukan agar pasien mendapatkan penanganan medis lengkap di Puskesmas.
Hari Malaria Sedunia 2026
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Info Nabire
obat Malaria
eliminasi malaria
kasus malaria
Berantas Malaria di Papua Tengah
Hari Malaria Sedunia
malaria
Siti Ismawati Made
| Tetapkan Papua Status Darurat Kemanusiaan, KNPB Desak Akses Internasional dan Stop Operasi Militer |
|
|---|
| Jelang 1 Mei, Warga Pegunungan Bintang Diminta Tidak Terhasut Agenda Pemecah Belah |
|
|---|
| Batik Air Masuk Nabire, Henes Sodegau: Fraksi NasDem Dukung Kebijakan Pro Rakyat di Papua Tengah |
|
|---|
| Bulog Mimika Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Pangan, Sasar 27.209 Warga di 18 Distrik |
|
|---|
| Bangga dengan Jati Diri, Mahasiswa Asal Dogiyai Ini Konsisten Pakai Koteka Saat Kuliah |
|
|---|