Peringati Hari Malaria Sedunia, Freport Lakukan Kampanye Bebas Malaria di Terminal Gorong-gorong
PT Freeport Indonaesia (PTFI) melalukan kampanye bebas malaria kepada karyawan di Terminal Gorong-Gorong, Mimika, Papua Tengah, Jumat (25/4/2025).
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Astini Mega Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/PTFI-lalukan-kampanye-bebas-malaria-kepada-karyawan-di-Terminal-Gorong-Gorong.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA - Dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia, PT Freeport Indonaesia (PTFI) melalui Public Health and Malaria Control (PHMC) melalukan kampanye bebas malaria di Terminal Gorong-gorong, Mimika, Papua Tengah, Jumat (25/4/2025).
Pada kesempatan tersebut, PTFI juga membagikan brosur kepada karyawan yang baru turun dari lokasi keja Tembagapura dengan tujuan agar para karyawan bisa mengatahui bahaya malaria.
Manager PHMC PTFI, dr. Firdy Permana dalama sambutannya mengatakan, peringatan Hari Malaria Sedunia sekaligus bisa menjadi renungan upaya PTFI memerangi malaria bagi pekerja, keluarga, maupun masyarakat di sekitar.
Baca juga: Kesetaraan Gender Digaungkan di Kabupaten Mimika, Pokja PUG Dibentuk untuk Lindungi Kelompok Rentan
"Jadi kita berterima kasih bagi departemen PHMC. Apa yang kami lakukan sebetulnya tidak lepas dari suport temen-teman semua," kata dr.Firdy Permana.
Ia mengatakan, saat ini malaria masih menjadi penyakit tertinggi yang dialami oleh masyarakat Mimika termasuk karyawan PTFI.
"Kalau kita berbicara produktivitas maka dampaknya tentu terasa oleh karyawan PTFI dan masyarakat. Dampaknya cukup serius, jika tidak ditangani dengan baik maka akan berdampak pada tumbuh kembang anak," ungkapnya.
Menurut Firdy, isu malaria ini menjadi pembahasan hingga sekarang baik oleh pemerintah daerah dan PTFI karena berpengaruh pada keselamatan hidup manusia.
"Soal malaria ini perjuangan kita belum selesai karena semakin hari justru kasus malaria di Mimika semakin tinggi sehingga kita butuh partisipasi dan kerja sama dengan semua pihak terkait," ujarnya.
Baca juga: Nawipa-Geley Kolaborasi Dahsyat, Siap Sulap Nabire dan Mimika Jadi Kota Modern nan Berwibawa
Firdy Permana mengutarakan bahwa, saat ini salah satu upaya pencegahan yang dilakukan PTFI adalah memberikan edukasi kesehatan kepada para karyawan.
"Hari ini kita melakukan kampanye di Terminal Gorong-gorong karena untuk merekflesikan kompleksitas penanganan malaria. Kita punya isu lingkungan di mana di sini ada danau dan rawa tempat habitat nyamuk yang luar biasa."
"Kita akan berupaya bersama-sama untuk meningkatkan proteksi pada bangunan sehingga bisa mengurangi bahaya malaria," katanya.
Menurutnya, aspek manusia juga sangat peenting untuk diberikan edukasi soal bahaya malaria. Pemahaman karyawan agar memerangi malaria juga perlu dilakukan.
"Kami titipan pesan agar petugas edukasi malaria bisa menyampaikan hal ini kepada karyawan di area sekitaran Terminal Gorong-gorong dan karyawan yang baru turun dari Tembagapura," pungkasnya. (*)
| Wujudkan Layanan Prima, SAR Timika Tandatangan Pakta Integritas |
|
|---|
| Bentuk Pokja 2026 di Kampung Tipuka, YPMAK Ingatkan Pentingnya LPJ dan RAB Bersama |
|
|---|
| YPMAK Sosialisasi Program Kampung-Bentuk Pokja 2026 di Mapuru Jaya, Pengurus Lama kembali Dipercaya |
|
|---|
| Pedagang Aksesoris Bendera Piala Dunia 2026 Raup Untung, Arman Mengaku Penjualan Mulai Meningkat |
|
|---|
| Langit Timika Mendung, BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan |
|
|---|