Info Papua
Dari Rimba ke Pangkuan Ibu Pertiwi: Eks Pentolan OPM Serahkan Senjata Api dan Bendera Bintang Kejora
Mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Antonius Sembai, menyerahkan sepucuk senjata api laras panjang
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/7-Mei-2025-Serahkan-BB.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAPEN- Mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Antonius Sembai, menyerahkan sepucuk senjata api laras panjang jenis M1 Carbine beserta 45 butir amunisi kaliber 30 (7,62 x 33 mm) kepada aparat keamanan setempat.
Penyerahan tersebut dilakukan, Senin (5/5/2025) kemarin di kediaman Antonius Sembai yang berlokasi di Kampung Ariepi, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.
Baca juga: Pembunuhan Sadis! Penjaga Rumah Dokter di Dogiyai Tewas Mengenaskan, Diduga Dibantai OPM
Barang bukti berupa senjata dan amunisi miliki Antonius Sembai itu, diterima oleh Bati Unit Inteldim 1709/Yawa, Serka Patrick S Pasaribu dan Sertu Markus Resa selaku Ba Unit Inteldim 1709/Yawa.
Proses penyerahan dilakukan dengan prioritas utama adalah faktor keamanan untuk mencegah potensi risiko yang tidak diinginkan.
Baca juga: Merah Putih Jadi Saksi Bisu Dugaan Kebrutalan OPM Saat Bantai Penjaga Rumah Dokter di Dogiyai
Setelah diserahkan, senjata api dan amunisi tersebut langsung diamankan di Makodim 1709/Yawa.
Selain senjata dan amunisi, mantan tokoh penting OPM ini juga menyerahkan satu bendera Bintang Kejora dan sebuah noken bermotif Bintang Kejora. (*)
TribunPapuaTengah.com
Organisasi Papua Merdeka (OPM)
Eks Anggota OPM
Antonius Sembai
senjata api laras panjang
M1 Carbine
amunisi
bendera bintang kejora
Kabupaten Kepulauan Yapen
Papua
Kampung Ariepi
Distrik Kosiwo
Makodim 1709/Yawa
| Tak Ada Larangan Gubernur Maju Ketua PSSI Papua, Begini Kata Relawan |
|
|---|
| Tetapkan Papua Status Darurat Kemanusiaan, KNPB Desak Akses Internasional dan Stop Operasi Militer |
|
|---|
| Rancangan Perda Wilayah Pertambangan Rakyat Papua Tengah, Ali Kabiay: Kami Tolak Pasal 26 Huruf F |
|
|---|
| Pelabuhan Samabusa dan Bandara Nabire Bakal Dikembangkan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Batik Air Jadi Semangat Kebangkitan Ekonomi Papua Tengah |
|
|---|