Hari Kenaikan Yesus Kristus
Dari Timika hingga Penjuru Dunia: Umat Kristiani Peringati Kenaikan Yesus Kristus dengan Khidmat
Kenaikan Yesus Kristus ke surga melambangkan kemenangan-Nya atas maut dan menjadi pengingat akan penyertaan-Nya yang abadi bagi umat-Nya.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/29-Mei-2025-Kenaikan-yesus.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- Kamis 29 Mei 2025 menjadi momen penting bagi umat Kristiani di seluruh dunia, Kabupaten Mimika, dalam memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Peristiwa yang jatuh 40 hari setelah perayaan Paskah ini bukan sekadar tanggal merah, tetapi juga waktu sakral untuk merenungkan karya dan misi Yesus Kristus dalam menyelamatkan umat-Nya.
Kenaikan Yesus Kristus ke surga melambangkan kemenangan-Nya atas maut dan menjadi pengingat akan penyertaan-Nya yang abadi bagi umat-Nya.
Pada hari ini, seluruh umat Kristen merayakan hari Kenaikan Yesus Kristus dengan beribadah di gereja masing-masing sebagai tanda syukur.
Baca juga: Satgas Operasi Damai Cartenz Selidiki 0TK Bacok Anggota Polres Yahukimo di RSUD Dekai
Di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ibadah Kenaikan Tuhan Yesus Kristus diikuti oleh seluruh umat Kristen.
Salah satunya di Gereja Kristen Injil Pniel Timika, ibadah dipimpin oleh Pdt. Yan Rumbewas S.Th.
Dalam khotbahnya yang diambil dari Markus 17:9-20 dengan tema "Yesus Menampakkan Diri kepada Murid-murid dan Terangkat ke Surga," Pdt Yan Rumbewas menjelaskan bagaimana murid-murid menyaksikan peristiwa bersejarah ini.
"Kenaikan Yesus naik ke surga pada hari ini, dalam pembacaan bagaimana murid-murid menyaksikan peristiwa tersebut," jelasnya.
"Hari ini kita berada dalam peristiwa penting bersejarah karena Yesus terangkat ke surga. Ini penting karena Yesus benar-benar naik ke surga dan telah menampakkan diri,"imbuhnya.
Baca juga: Genjot Ketahanan Pangan, Pemkab Jayawijaya Ajak Petani dan Pemuda Garap Sawah
Pdt. Yan Rumbewas juga menyoroti bahwa meyakinkan orang untuk percaya dan berserah kepada Yesus tidaklah mudah, seringkali ada keraguan seperti yang dialami oleh murid-murid Yesus.
Namun, bagi orang beriman di zaman sekarang, percaya akan kebangkitan Kristus akan mendatangkan janji berkat, sukacita, dan kesediaan untuk menjadi saksi Tuhan sampai ke ujung dunia.
"Kita dapat memberitakan Injil kepada masyarakat agar semua yang belum mengenal Dia akan melihat bahwa kenaikan-Nya ke surga adalah terbukti benar,"tuturnya.
"Ini merupakan wujud cinta dan kasih-Nya yang dinyatakan bagi manusia dan terus berlanjut sampai akhir,"sambungnya.
Sebagai informasi, peringatan ini dulunya dikenal sebagai "Hari Kenaikan Isa Almasih" dan pertama kali diakui sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 1954, kemudian diperkuat dalam Keppres Nomor 10 Tahun 1971. (*)
TribunPapuaTengah.com
Hari Kenaikan Yesus Kristus
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
Gereja Kristen Injil Pniel Timika
Pdt Yan Rumbewas
| Buka Hadi Open Papua, Mansnembra Apresiasi Partisipasi 250 Peserta dari Berbagai Daerah |
|
|---|
| BMKG Prakirakan Cuaca di 13 Distrik Kabupaten Mimika Hari Ini Cerah, 5 Daerah Hujan Ringan |
|
|---|
| Tingkatkan PAD, Pemkab Biak Numfor Gandeng Bank Papua Hadirkan Pasar Digital Darfuar |
|
|---|
| Tolak Provokasi Jelang 1 Mei, Melianus Asso: Mari Kita Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan Papua |
|
|---|
| Demo di Nabire, Rakyat Papua Tuntut Penarikan Pasukan Militer dan Tuntaskan Kasus HAM Puncak |
|
|---|