Rabu, 15 April 2026

Info Nabire

Papua Tengah Minim Kompetisi Sepak Bola Usia Dini

"Jalan terus kompetisi ini, Papua Tengah susah, minim kompetisi, tidak bisa prestasi," ungkapnya, Rabu (2/7/25), Lapangan Kodim, Nabire, Papua Tengah.

Tayang:
zoom-inlihat foto Papua Tengah Minim Kompetisi Sepak Bola Usia Dini
Tribun-PapuaTengah.com/Yohanes Ukago
Pelatih Kasmelius Kareyau saat bersama anak asuhannya. 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Yohanes Ukago

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Kepala Pelatih Balai Latihan Sepak Bola (BLSB) Bintang Timur, Kasmelius Kareyau, mengatakan di Papua Tengah minim kompetisi jenjang usia sehingga tidak bisa berprestasi.

Menurut Kasmelius Kareyau, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selalu menyelenggarakan berbagai kompetisi dan festival olahraga untuk usia dini di seluruh Indonesia tapi Papua Tengah tidak mengadakannya. 

Baca juga: Bulan Ini, Pemkab Nabire Gelar Nikah Massal

"Jalan terus kompetisi ini, Papua Tengah susah, minim kompetisi, tidak bisa prestasi," ungkapnya, Rabu (2/7/25), Lapangan Kodim, Nabire, Papua Tengah.

Kareyau mengungkapkan, selama ini program pemerintah sudah ada seperti, festival olahraga dan Kidzpora Festival, tetapi pemerintah daerah tidak peduli.

"Program pemerintah sudah ada, provinsi dan kabupaten saja yang fatal, tidak mau membangun generasi sekarang yang ada ini," tuturnya.

Pelatih yang telah tiga belas tahun melatih berdasarkan jenjang usia, mulai dari 7 tahun sampai 17 tahun ini, menjelaskan diluar Papua rutin dijalankan setiap tahun.

Baca juga: Uskup Keuskupan Timika Pimpin Misa Syukur Pembukaan PYD ke-II, Berikan Pesan Mendalam

"Program ada tapi tidak dijalankan, diluar Papua dijalankan rutin, kami usulkan proposal pemerintah selalu mengatakan tidak ada uang," tuturnya.

Dia mencontohkan, juaranya PS Sific pada partai final Badai Cartensz adalah bukti dari tidak adanya pembinaan yang berkelanjutan.

Baca juga: FKUB Papua Tengah Gelar Rakerwil ke-I, Pemprov: Wadah Membangun Dialog

"Juara yang mana, ada kah Nabire, dari provinsi lain yang datang juara disini," prihatinnya.

Labih lanjut, Kareyau, mengharapkan kalender pertandingan dari Menpora harus sama dengan luar Papua.

"Seri provinsi dan kabupaten harus sama dengan kalender Menpora pusat, disana sudah selesai, disini baru bikin, tidak pas," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved