Minggu, 7 Juni 2026

Info Mimika

Komisi I DPRK Mimika Dukung Program Bank Sampah Distrik Mimika Baru

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel memaparkan program tengah berjalan menggunakan anggaran tahun 2025, Rp30 miliar lebih. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Komisi I DPRK Mimika Dukung Program Bank Sampah Distrik Mimika Baru
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike
KUNKER- Kunjungan kerja komisi I DPRK Mimika ke Kantor Distrik Mimika Baru, Kamis (17/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Komisi I DPR Kabupaten Mimika kunjungan kerja (kunker) ke Distrik Mimika Baru. Kunker ini dalam rangka mengetahui realisasi kegiatan yang berjalan pada tahun anggaran 2025. 

Kunjungan Komisi I DPRK tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan juga dihadiri anggota lainnya Ester Rika Agustina Kimber, Iwan Anwar, dan Anton Alom. 

Baca juga: Pemkab Mimika Lauching Sistem Layanan Antar Pulang Pasien OAP 

Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan mengatakan, kunker ini menjadi penting sebagai bahan evaluasi yang akan dipertimbangkan pada saat pembahasan  anggaran perubahan. 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel memaparkan program tengah berjalan menggunakan anggaran tahun 2025, Rp30 miliar lebih. 

Beberapa kegiatan yang sedang berjalan adalah dalam bidang kesehatan seperti penanganan stunting serta masih ada kegiatan lain yang direncanakan. Salah satu yang menarik adalah Distrik Mimika Baru membuat program baru pada penanganan sampah yaitu bank sampah. 

Mendirikan bank sampah dinilai menjadi langkah efektif. Di mana warga tidak perlu membuang sampah ke TPS, melainkan petugas akan menjemput ke depan rumah. Warga kemudian memilah sampah dan distrik akan membeli sampah yang bisa diolah mengikuti harga yang ditetapkan pengepul. 

Baca juga: Soal Izin Tambang, Gubernur Papua Tengah: Itu Kewenangan Pusat Bukan Daerah

Program sampah ini bukan hanya menyelesaikan masalah lingkungan. tetapi juga, menambah nilai ekonomis masyarakat dari hasil pemilahan sampah.

 Selain itu, lanjutnya. dengan adanya program tersebut, distrik merekrut masyarakat sebagai petugas yang diberi upah sesuai UMR. dan difasilitasi dengan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Dengan ini, tentu akan mengurangi angka pengangguran. 

Baca juga: Aksi Spontan AKBP Samuel Tatiratu Pungut Sampah Usai Demo Tolak Blok Wabu di Nabire

Dari hasil pemaparan, Alfian menilai bahwa anggaran di distrik Mimika baru masih sangat minim. Sehingga komisi I berharap pemerintah bisa melihat bahwa distrik Mimika baru tidak bisa disamakan dengan distrik lainnya, terutama di bagian populasi dan cakupan wilayah. 

"Kami melihat distrik ini populasinya paling besar dan wilayahnya besar, sehingga kami berharap pwmerintah bisa memperhatikan dalam segi anggaran," kata Alfian di Kantor Distrik Mimika Baru, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (17/7/2025). 

Baca juga: Polisi Sebut, Demontrasi Penolakan Blok Wabu di Nabire Berjalan Kondusif

Ia juga mengapresiasi program bank sampah dari Distrik Mimika Baru. Alfian pun memberi catatan, agar program ini disosialisasikan ke masyarakat. sehingga, nantinya bisa paham dengan manfaat yang akan didapat. 

"Kami mendukung agar hal ini bisa dilakukan. Dari penjelasan, dengan kapasitas anggaran yang tersedia baru bisa membuat 3 pos bank sampah. Kami berharap di tahun depan bisa ditambah lagi," pungkasnya.  (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved