Info Mimika
Komisi I DPRK Mimika Dukung Program Bank Sampah Distrik Mimika Baru
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel memaparkan program tengah berjalan menggunakan anggaran tahun 2025, Rp30 miliar lebih.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/kunker-dpr.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Komisi I DPR Kabupaten Mimika kunjungan kerja (kunker) ke Distrik Mimika Baru. Kunker ini dalam rangka mengetahui realisasi kegiatan yang berjalan pada tahun anggaran 2025.
Kunjungan Komisi I DPRK tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan juga dihadiri anggota lainnya Ester Rika Agustina Kimber, Iwan Anwar, dan Anton Alom.
Baca juga: Pemkab Mimika Lauching Sistem Layanan Antar Pulang Pasien OAP
Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan mengatakan, kunker ini menjadi penting sebagai bahan evaluasi yang akan dipertimbangkan pada saat pembahasan anggaran perubahan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel memaparkan program tengah berjalan menggunakan anggaran tahun 2025, Rp30 miliar lebih.
Beberapa kegiatan yang sedang berjalan adalah dalam bidang kesehatan seperti penanganan stunting serta masih ada kegiatan lain yang direncanakan. Salah satu yang menarik adalah Distrik Mimika Baru membuat program baru pada penanganan sampah yaitu bank sampah.
Mendirikan bank sampah dinilai menjadi langkah efektif. Di mana warga tidak perlu membuang sampah ke TPS, melainkan petugas akan menjemput ke depan rumah. Warga kemudian memilah sampah dan distrik akan membeli sampah yang bisa diolah mengikuti harga yang ditetapkan pengepul.
Baca juga: Soal Izin Tambang, Gubernur Papua Tengah: Itu Kewenangan Pusat Bukan Daerah
Program sampah ini bukan hanya menyelesaikan masalah lingkungan. tetapi juga, menambah nilai ekonomis masyarakat dari hasil pemilahan sampah.
Selain itu, lanjutnya. dengan adanya program tersebut, distrik merekrut masyarakat sebagai petugas yang diberi upah sesuai UMR. dan difasilitasi dengan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Dengan ini, tentu akan mengurangi angka pengangguran.
Baca juga: Aksi Spontan AKBP Samuel Tatiratu Pungut Sampah Usai Demo Tolak Blok Wabu di Nabire
Dari hasil pemaparan, Alfian menilai bahwa anggaran di distrik Mimika baru masih sangat minim. Sehingga komisi I berharap pemerintah bisa melihat bahwa distrik Mimika baru tidak bisa disamakan dengan distrik lainnya, terutama di bagian populasi dan cakupan wilayah.
"Kami melihat distrik ini populasinya paling besar dan wilayahnya besar, sehingga kami berharap pwmerintah bisa memperhatikan dalam segi anggaran," kata Alfian di Kantor Distrik Mimika Baru, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (17/7/2025).
Baca juga: Polisi Sebut, Demontrasi Penolakan Blok Wabu di Nabire Berjalan Kondusif
Ia juga mengapresiasi program bank sampah dari Distrik Mimika Baru. Alfian pun memberi catatan, agar program ini disosialisasikan ke masyarakat. sehingga, nantinya bisa paham dengan manfaat yang akan didapat.
"Kami mendukung agar hal ini bisa dilakukan. Dari penjelasan, dengan kapasitas anggaran yang tersedia baru bisa membuat 3 pos bank sampah. Kami berharap di tahun depan bisa ditambah lagi," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
DPRD Kabupaten Mimika
Alfian Akbar Balyanan
| SMPN 2 Mimika Serahkan 385 Siswa ke Orangtua, Anthon Welerubun: Pendidikan Tanggungjawab Bersama |
|
|---|
| Ibadah Pentakosta di GKI Imanuel Timika, Pesan Firman: Roh Kudus Membangun Tanah dan Hati yang Baru |
|
|---|
| Rumah Dinas Guru, Nakes dan Pegawai Pemda di Wilayah Pesisir Mimika Dibangun Bertahap |
|
|---|
| Minyak Kita Langka di Pasar Sentral Mimika, Pedagang Terapkan Harga Jual Bervariasi |
|
|---|
| Harga Emas di Mimika Turun ke Rp2,5 Juta per Gram, Warga Ramai-ramai Serbu Toko Perhiasan |
|
|---|