Info Papua Tengah
Wagub Deinas Geley Ajak Pemuda GIDI Wilayah Yamo Hidup dalam Tuhan
Deinas menekankan pentingnya pemuda menerima Yesus Kristus secara pribadi sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/22-Juli-2025-GIDIIIIIII.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak pemuda Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Wilayah Yamo untuk selalu hidup dalam Tuhan.
Ajakan ini disampaikan dalam seminar, rapat kerja, dan peringatan HUT ke-39 GIDI Wilayah Yamo yang berlangsung di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Senin (21/7/2025).
Acara akbar ini dihadiri oleh berbagai kader GIDI, termasuk Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, serta ribuan pemuda GIDI dari berbagai daerah.
Baca juga: Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T Jadi Prioritas Dinas P dan K Papua Tengah
Deinas menekankan pentingnya pemuda menerima Yesus Kristus secara pribadi sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Menurutnya, setiap pemuda Kristen harus hidup dalam firman Tuhan.
"Hanya melalui firman, kita dapat mendengar suara Tuhan," kata Deinas di Nabire pada Selasa (22/7/2025).
Deinas menjelaskan, ketika umat-Nya terbiasa mendengar suara Tuhan, maka Tuhan juga akan mendengar suara umat-Nya.
Baca juga: DPR Papua Tengah Bentuk Tim Advokasi, Aspirasi Tolak Blok Wabu Siap Dibawa ke Jakarta
Oleh karena itu, dalam momen ini, diadakan doa dan puasa bersama.
"Doa dan puasa menjadi kunci utama bagi pemuda Kristen untuk mengalami terobosan baru dalam kehidupannya," ujarnya.
Baca juga: DPMK Dogiyai: Hadirnya Koperasi Merah Putih Buka Lapangan Kerja Bagi Pengangguran
Mengingat cepatnya perubahan zaman, Deinas mengingatkan generasi muda untuk berhati-hati.
"Terutama terhadap pengaruh teknologi yang bisa menjauhkan kita dari nilai-nilai kekristenan. Kita harus tahu mana yang baik dan tidak, maka bacalah Alkitab setiap hari," pesannya.
"Jika kita hidup dalam firman Tuhan, masa depan kita akan jelas karena Tuhan akan memimpin dan memberkati kita. Pemuda yang berdoa dan berpuasa akan mengalami tanda-tanda baik dari Tuhan sesuai janji-Nya,"imbuhnya.
Baca juga: Dinilai Adudomba Masyarakat Papua, Sebby Sambom Perlu Ditangkap
Ia juga mengajak seluruh pemuda GIDI untuk selalu hidup dalam kekudusan, tampil berbeda dalam kasih dan kebenaran, serta menjadi terang di tengah dunia.
"Mari kita satu hati, satu tujuan, dan satu pikiran dalam melakukan gerakan doa dan puasa, serta memberitakan Injil secara masif agar semua orang bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai juru selamat," pungkasnya. (*)
| Rancangan Perda Wilayah Pertambangan Rakyat Papua Tengah, Ali Kabiay: Kami Tolak Pasal 26 Huruf F |
|
|---|
| Pelabuhan Samabusa dan Bandara Nabire Bakal Dikembangkan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Batik Air Jadi Semangat Kebangkitan Ekonomi Papua Tengah |
|
|---|
| Batik Air Masuk Nabire, Henes Sodegau: Fraksi NasDem Dukung Kebijakan Pro Rakyat di Papua Tengah |
|
|---|
| Nancy Raweyai Kritik Tajam Kunjungan Wapres: Jangan Hanya Seremonial |
|
|---|