Senin, 18 Mei 2026

Info Paniai

Tekan Lajunya HIV-AIDS, ‎KPA Teken MoU Bersama Dinkes Paniai

‎"Jadi, untuk Paniai data pasien HIV/AIDS dari RSUD Madi itu ada 2.475 orang. Ada yang masih HIV dan ada juga yang AIDS.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Tekan Lajunya HIV-AIDS, ‎KPA Teken MoU Bersama Dinkes Paniai
Tribun-PapuaTengah.com/Melkianus Dogopia
MoU- Ketua KPA Paniai, Sepanya Yogi, SIP., didampingi sekertarisnya Agustinus Muyapa, dan Kadinkes Paniai, Farialice Tatogo, Teken MoU, Rabu (23/7/2025), siang pukul 11.00 WIT, di Kantor Dinkes Paniai, Kompleks Perkantoran, Jalan Poros Madi, Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah. 

‎Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎‎TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, Paniai- Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Paniai resmi teken kerjasama tingkatan sinergitas bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Paniai.

‎Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antar kedua belah pihak guna  bersama-sama berbagi peran kerja penanggulangan HIV/AIDS.

Baca juga: Ricuh di Deiyai, Seorang Tukang Ojek Dibacok Orang Tak Dikenal

‎Hal ini disampaikan Ketua KPA Paniai, Sepanya Yogi  didampingi sekertarisnya Agustinus Muyapa, kepada media, Rabu (23/7/2025) pukul 11.00 WIT di depan Kantor Dinkes, Kompleks Perkantoran, Jalan Poros Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

‎"Sebelumnya, KPA mengucapkan terima kasih banyak kepada Dinas Kesehatan, Ibu Farialice Tatogo, yang mana telah menerima kami di sini untuk melakukan MoU ini," ucap Yogi.

 

‎Sepa Yogi menyatakan, data Pasien HIV/AIDS dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi, Paniai, tembus 2.475 orang. Data itu terakhir di Bulan April 2025 kemarin.

‎"Jadi, untuk Paniai data pasien HIV/AIDS dari RSUD Madi itu ada 2.475 orang. Ada yang masih HIV dan ada juga yang AIDS. Tetapi, itu terakhir di Bulan April 2025. Data Bulan Juli, sekarang, kami belum himpun," kata Sepa Yogi.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah dan KPPN Nabire Ajarkan Pembiayaan UMi ke UMKM

‎Ia menjelaskan langkah-langkah KPA guna menekan angka lajunya penularan HIV/AIDS di Paniai adalah sosialisasi.

‎Menurutnya sosialisasi merupakan langkah awal, seperti; apa itu HIV/AIDS, cara penularan, dan memberikan semangat bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

Baca juga: Sosok Ega Wefako, Siswa SATP Peserta OSN Tingkat Provinsi: Jangan Bosan Untuk Terus Belajar

‎"KPA akan kerjasama organisasi sosial, kepemudaan, seni, olahraga, komunitas, para orang tua, pelajar, mahasiswa, dan gereja untuk sosialisasi agar memahami dulu," jelas Yogi.

‎Langkah berikutnya, Yogi menambahkan kepada seluruh masyarakat di lingkungan administrasi Paniai agar memastikan diri terlebih dahulu dengan cara tes darah.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Ajak Masyarakat Manfaatkan Koperasi Merah Putih 

‎Pasalnya, ini merupakan semangat Bupati Yampit Nawipa. Karena, sebagai orang nomor satu Kabupaten Paniai, ingin memastikan bahwa data 2.475 orang, apakah benar orang Paniai yang tinggal di Paniai atau kah tidak.

‎"Iya, ini penting. Karena, data 2.475 orang itu bisa jadi pasien dari kabupaten lain. Untuk itu, KPA akan melakukan tes darah secara tertutup, barulah akan mendapatkan data sesungguhnya," ujar Yogi.

Baca juga: Freeport Dukung 4 Siswa SATP Ikut AIMO di Tokyo, Claus: Berkat Kerja Keras dan Perjalanan Panjang

‎‎Yogi didampingi sekertarisnya berpesan kepada orang Paniai, 117.047 jiwa, mendiami 24 distrik, 5 kelurahan, dan 216 kampung di luas wilayah 6.525,25 km⊃2; bahwa langkah-langkah KPA untuk mendata.

‎Pihaknya mengajak semua pihak agar dapat bekerjasama.

‎"Masyarakat semua, apapun langkah-langkah program kerja KPA Paniai ini untuk kebaikan kita semua, dan kebangkitan generasi emas dari anak negri Paniai menuju 'Awetako enaa Agapida'," tutup Yogi.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved