Minggu, 12 April 2026

Anggota KKB Yahukimo Dibekuk

Pengakuan Sadis Wonggol Sobilim, Anggota KKB Yahukimo Pasca Ditangkap: Ngaku Bunuh 2 Warga Sipil

Ia juga mengakui dirinya pelaku utama dalam dua aksi kriminal yang menewaskan warga sipil.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pengakuan Sadis Wonggol Sobilim, Anggota KKB Yahukimo Pasca Ditangkap: Ngaku Bunuh 2 Warga Sipil
Istimewa
27 Juli 2025- Penangkapan Anggota KKB Yahukimo, Wanggol Sobolim (22) yang mengaku terlibat dua kasus, penganiayaan dan pembunuhan warga sipil. Foto: Istimewa 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Bergabung dengan KKB Batalyon Sisibia sejak tahun 2022, Wanggol Sobolim (22) mengakui dua dosa besar yang dilakukannya.

Satgas Ops Damai Cartenz berhasil menginterogasi Wanggol Sobolim (22) pada Sabtu (26/7/2025) pukul 18.05 WIT usai ditangkap.

Interogasi ini dipimpin oleh Aipda Harianto Sitompul.

Wanggol, warga Distrik Dekai, Yahukimo ini, terbukti kuat terlibat dalam dua kasus kekerasan.

Ia juga mengakui dirinya pelaku utama dalam dua aksi kriminal yang menewaskan warga sipil.

Baca juga: Anggota KKB Yahukimo Ini Diringkus, Akui Terlibat Penganiayaan dan Pembunuhan Sadis Warga Sipil

Hasil interogasi mengungkap, Wanggol menjadi pelaku tunggal pembunuhan La Jahari pada 30 Januari 2025.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Gunung, Yahukimo. Kemudian, pada 2 Mei 2025, Wanggol bersama Ben Sobolim dan Kasimbi Silak menyerang Agustinus Lambi.

Agustinus adalah seorang sopir pengangkut galon air.

Penyerangan terjadi di Perumahan Sosial Jalan Poros Logpon KM 4. 

Aksi mereka diawali dengan mengonsumsi minuman keras.

Mereka kemudian melempar batu, menikam korban, dan merampas telepon genggam.

Usai melakukan penganiayaan, para pelaku melarikan diri dan bersembunyi di Kali Braza.

Baca juga: Tukang Ojek di Deiyai Dibacok OTK, Satgas Damai Cartenz Ungkap Kronologinya

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyatakan hasil interogasi ini membuktikan pendekatan hukum tetap menjadi fokus utama.

"Kami akan terus mendalami keterlibatan pihak lain. Kami juga memastikan seluruh pelaku kejahatan terhadap warga sipil diadili sesuai hukum. Tidak ada tempat bagi kekerasan di Tanah Papua. Keadilan harus ditegakkan," tegas Faizal.

Baca juga: Satu Anggota OPM di Kabupaten Puncak Tewas

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menambahkan, keberhasilan ini harus disambut dukungan masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved