YPMAK

46 Pelajar Amungme Kamoro Lulus Beasiswa Prestasi, Siap Harumkan Papua

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menjelaskan bahwa total 86 pelajar berhasil diterima di PTN melalui seleksi mandiri.

Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
Tribun-PapuaTengah.com
BANGGA- Direktur YPMAK, Leonardus Tumuka bangga atas puluhan siswa Papua yang mendapatkan beasiswa kuliah di sejumlah daerah di Indonesia. Foto: Tribun-PapuaTengah.com 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Sebanyak 46 pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari suku Amungme dan Kamoro lolos program beasiswa berprestasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tahun 2025.

Mereka akan melanjutkan pendidikan di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Matangkan Rencana Pendirian Universitas Negeri

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menjelaskan bahwa total 86 pelajar berhasil diterima di PTN melalui seleksi mandiri.

"Dari jumlah tersebut (46 orang) merupakan putra-putri Amungme dan Kamoro, sementara 40 orang lainnya berasal dari suku Papua lainnya,"katanya di Timika, Mimika, Papua Tengah, Selasa (29/7/2025) kemarin.

Leonardus membeberkan, para penerima beasiswa ini akan tersebar di sejumlah universitas terkemuka seperti Universitas Cenderawasih, Universitas Papua, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Baca juga: Papua Tengah Siapkan Universitas Negeri: Rumah Ilmu dari Kampung hingga Kota  

Kemudian di Universitas Negeri Malang, dan Universitas Sam Ratulangi.

Leonardus menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini.

"Ini menjadi terobosan baru dan positif. Kami bangga karena adik-adik ini mulai berpikir tentang prestasi dan kompetisi," ujar Leonardus.

Ia berharap tren positif ini terus berlanjut hingga mereka lulus dan kembali membangun Mimika serta Papua secara umum.

Baca juga: Buka Akses Pendidikan Tinggi Merata, Meki Nawipa Pastikan Universitas Negeri Hadir di Papua Tengah

Program beasiswa berprestasi ini, yang baru pertama kali diluncurkan pada tahun 2025, awalnya dikhususkan bagi anak-anak suku Amungme dan Kamoro.

Leonardus mengungkapkan bahwa kekhawatiran terkait pemenuhan kuota tidak terbukti, justru jumlah pelamar melebihi ekspektasi.

"Ini adalah harapan baru. Awalnya kami sedikit khawatir karena program ini baru, apakah kuotanya bisa terpenuhi. Ternyata, sedikit melebihi target dan ini sangat positif," tambahnya.

Leonardus juga menegaskan bahwa pelajar Papua lain yang sudah diterima di universitas negeri akan tetap didukung melalui beasiswa umum Papua, dan tahun depan akan memiliki kesempatan masuk ke program beasiswa prestasi. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved