Info Papua Tengah
Buka Rakorda Dinas Dukcapil se-Tanah Papua, Ini Kata Wagub Deinas
"Data orang asli Papua sangat penting untuk memastikan pembangunan di tanah papua agar dapat berjalan adil, inklusif dan berkelanjutan
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/geley-deinas.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Provinsi Papua Tengah bekerjasama Dukcapil Mimika menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) se-Tanah Papua membahas pentingnya data orang asli Papua.
Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menjadi tuan rumah diselenggarakan Rakorda. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Diana, Kamis (31/7/2025).
Baca juga: Data OAP Penting, Disdukcapil se-Tanah Papua Gelar Rakorda di Mimika
Rakorda Dinas Dukacapil se-Tanah Papua menggusung tema "Percepatan pendataan dan penginputan database OAP serta digitalisasi layanan adminduk untuk peningkatan kualitas layanan publik di Tanah Papua".
Rakorda dihadiri Dirjen Dukcapil Dr Teguh Setyabudi, Mpd, Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong.
Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley menjelaskan, pihaknya menyambut baik kedatangan, Dirjen Dukcapil, serta kepala dinas Dukcapil se Papua.
Deinas menjelaskan, berkaitan dengan tema percepatan pendataan database orang asli Papua ada dua hal menjadi fokus dalam pelaksanaan rakorda dukcapil se-Papua kali ini.
Baca juga: Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Kabupaten Mappi, Ini yang Dilakukan
Pertama percepatan pendataan dan penginputan database Orang Asli Papua (OAP).
Pentingnya pendataan OAP adalah tersedianya data akurat sebagai dasar kebijakan serta peneguhan alokasi dana otonomi khusus di tanah Papua.
Baca juga: Diduga Rebutan Lahan, Dua Kelompok Warga di Timika Saling Serang
"Data orang asli Papua sangat penting untuk memastikan pembangunan di tanah papua agar dapat berjalan adil, inklusif dan berkelanjutan dan menjunjung hak-hak orang asli Papua, " terangnya.
Wagub Deinas menuturkan, Dirjen Dukcapil telah meluncurkan aplikasi sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) untuk pendataan orang asli papua secara detail.
Baca juga: Mimika Jadi Tuan Rumah Rakorda Dukcapil se-Tanah Papua, Bahas Percepatan Data OAP
Sehingga penting juga untuk menyepakati klasifikasi orang asli papua sesuai dengan UUD otonomi khusus No 21 Thn 2021," tutunya.
Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika Slamet Sutejo, menjelaskan, tujuan kegiatan dimaksud untuk menyamakan sinergis dan pemahaman menyiapkan database Orang Asli Papua.
Baca juga: Merawat Kebinekaan: Kepala Suku Paniai Ajak Warga Jaga Kondusivitas Jelang HUT Kemerdekaan RI
Rakorda dihadiri 15 Dukcapil Kabupaten kota, se-Tanah Papua.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut akan dirangkai dengan Dukcapil festival Art and Run akan dilakukan pada 2 Agustus 2025 nanti," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
rakorda
Rokorda Dukcapil 2025
Wagub Papua Tengah Deinas Geley
Dirjen Dukcapil RI Teguh Setyabudi
Yorrys Raweyai
| Kapolda Papua Tengah Janji Bakal Evaluasi Kapolres Dogiyai |
|
|---|
| Pemprov Papua Tengah Resmi Terapkan Work From Home untuk ASN |
|
|---|
| Kabar Gembira, Pertengahan April 2026 Batik Air Layani Rute Nabire-Ambon |
|
|---|
| Pemprov Papua Tengah Evaluasi Pola Kerja Triwulan II: Fokus pada Output dan Hapus Rutinitas Lambat |
|
|---|
| Wujudkan Visi Papua Tengah Emas, Pemprov Sampaikan LKPJ Tahun 2025 ke DPRD |
|
|---|