PT Freeport Indonesia
180 Anak di Kabupaten Mimika Ikut Coaching Clinic Diadakan PTFI
"Kegiatan ini dihadiri sekitar 18 Sekolah Sepak Bola (SSB), sekitar 180 peserta anak-anak Se-Kabupaten Mimika.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Freeport-MSC.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Menyambut dan memeriahkan HUT Ke-80 RI, PT Freeport Indonesia menggelar Coaching Clinic di lapangan Mimika Sport Complex (MSC) Jalan Caritas, SP 2, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (14/8/2025).
Baca juga: HUT ke-80 RI, Pemkab Nabire Gelar Pangan Murah Ciptakan Kebahagiaan Untuk Masyarakat
Kegiatan ini dilakukan untuk medorong dan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Mimika dan sebagai sarana dan pembentukan karakter serta sportivitas generasi muda.
Tujuan kegiatan adalah bagaimana memanamkan nilai nasionalisme dan kebersamaan lewat sepak bola. Memberikan edukasi dan pelatihan teknik dasar sepak bola bagi pemain U-13.
Kegaiatan ini juga dilakukan guna menjalin sinergi antara PT Freeport Indonesia masyarakat hingga komunitas olahraga.
Zulkifli Lambali, Executive Vice President Site Operation PTFI menyampaikan, lewat kegiatan Coaching Clinic diikuti 180 anak-anak se-kabupaten Mimika.
"Kegiatan ini dihadiri sekitar 18 Sekolah Sepak Bola (SSB), sekitar 180 peserta anak-anak Se-Kabupaten Mimika. Ini tentunya kita harapkan agar akhir dari coaching clinic ini anak-anak ku sekalian bisa mengambil sesuatu yang sangat penting dari pelatih kita," kata Zulkifli.
Baca juga: Semarak HUT ke-80 RI: Pemkab Nabire Gelar Pangan Murah, Jaga Inflasi dan Daya Beli Warga
Lanjutnya, sehingga kedepan anak-anak sekalian bisa mempunyai karakter lebih baik. Berolahraga atau menjadi pemain sepak bola, itu harus punya rasa sportivitas yang tinggi.
"Jadi anak-anakku sekalian pastikan, ambil tekniknya, manfaatkan teknik-teknik dilatih oleh pelatih. Latih sportivitas dan buat karakter yang baik buat diri masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Semarak HUT ke-80 RI: Pemkab Nabire Gelar Pangan Murah, Jaga Inflasi dan Daya Beli Warga
Lanjutnya, suatu saat nanti akan mungkin mempunyai nama-nama baru pemain nasional di suplay dari Kabupaten Mimika.
"Saya berharap suatu saat nanti, dari 180 anak ini. Ada beberapa atau bahkan semuanya, bisa menjadi pemain-pemain unggulan, menyumbang pemain nasional maupun pemain di tingkat dunia, Amin," harapnya.
Ia mengungkapkan, satu harapan besar buat Freeport Indonesia agar bisa berkolaborasi, saling berintegrasi, bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di Timika terutama menyangkut tentang penggembang sepak bola ada di Kabupaten Mimika, Papua dan Indoensia.
Baca juga: Reses di Mimika, Peanus Uamang Serap Aspirasi Warga Hoeya dan Tembagapura
Kata dia semua mengetahui bahwa anak-anak yang dibesarkan di Papua adalah orang-orang sudah terkenal menjadi suplay kepada tim nasional .
"Kita bisa melihat begitu banyak pemain-pemain. nasional yang sangat terkenal misalnya Boas Salosa dikenal begitu baik sepak terjangnya baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional," harapnya.
Ia mengucapkan terimakasih kasih kepada Coach Wolfgang yang sudah hadir. Kami berharap bapak bisa menciptakan Boas Salosa baru di bumi Papua ini," ucapnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
Info PTFI
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Wolfgang Pikal
Papua Football Academy (PFA)
Executive Vice President Site Operation PTFI Zulki
HUT ke 80 Republik Indonesia
| 8 Pemuda Suku Kamoro Dinyatakan Lulus IPN, Mulai Bekerja di Industri Perhotelan |
|
|---|
| Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun Kepada Pemda di Papua Tengah, Mimika Rp1,2 Triliun |
|
|---|
| PFA Cari Bakat 2026: Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan di Tanah Papua |
|
|---|
| Didukung PT Freeport Indonesia, Peserta Pelatihan Literasi AI di Timika Membludak |
|
|---|
| Lewat FGT 2026, Freeport-PSSI Gali Potensi Emas Sepakbola dari Timur Indonesia |
|
|---|