Jumat, 17 April 2026

Info Papua Tengah

Pansus Kemanusiaan Provinsi Papua Tengah Siap Bekerja 120 Hari

‎“Pansus akan bekerja sampai tuntas, mengejar semua persoalan kemanusiaan yang terjadi di Papua Tengah.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pansus Kemanusiaan Provinsi Papua Tengah Siap Bekerja 120 Hari
Tribun-PapuaTengah.com/Melkianus Dogopia
Ketua Pansus Kemanusiaan, Yohanes Kemon, memberikan keterangan pers kepada media, Selasa (19/8/2025) di Kantor DPRP Papua Tengah, Jalan Pepera, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah 

‎Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎‎TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah melalui Sidang Paripurna resmi menetapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan, Selasa (19/8/2025) di Nabire.

Baca juga:  Wagub Deinas Tekankan Hal Ini Saat Hadiri Ospek STT GIDI Nabire

‎Ketua Pansus Kemanusiaan, Yohanes Kemong, menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) pembentukan Pansus sebenarnya sudah diputuskan sejak dua bulan lalu, namun baru ditetapkan secara resmi melalui sidang paripurna hari ini.

‎“Dalam surat dari pusat, Pansus diberi mandat untuk bekerja selama 120 hari," katanya.

 

‎Tugas dan tanggung jawab Pansus adalah turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan-persoalan kemanusiaan, ungkap Kemon usai penetapan di ruangannya, Gedung DPR Papua Tengah.

‎Ia menambahkan, persoalan yang menjadi fokus Pansus meliputi konflik, pengungsian, kelaparan, pendidikan, keterlantaran anak sekolah, hingga kesehatan.

Baca juga: Stok BBM Menipis, PLN Deiyai Umumkan Pemadaman Bergilir

‎Pansus Kemanusiaan terdiri dari 15 orang anggota DPR Papua Tengah dengan dirinya sebagai ketua.

‎“Pansus akan bekerja sampai tuntas, mengejar semua persoalan kemanusiaan yang terjadi di Papua Tengah. Dan semua anggota DPR mendukung penuh proses kerja Pansus ini,” tegas Kemong.

Baca juga: BMKG Prediksi Wilayah Kabupaten Mimika Masih Diguyur Hujan Ringan 

‎Selain itu, Kemong berharap kehadiran Pansus dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak persoalan kemanusiaan.

‎"Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar kerja Pansus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat Papua Tengah" bebernya.

Baca juga: BMKG Sebut Mimika Hanya Mengenal Satu Musim Dibanding Daerah Lain

‎Menurutnya, pembentukan Pansus ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap persoalan kemanusiaan mendapat perhatian serius, baik di tingkat daerah maupun pusat.

‎ “Harapan saya, dengan adanya Pansus ini, tidak ada lagi korban, tidak ada lagi masyarakat yang menderita tanpa solusi. Semua masalah harus dicari jalan keluarnya,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved