Info Papua Tengah
Pansus Kemanusiaan Provinsi Papua Tengah Siap Bekerja 120 Hari
“Pansus akan bekerja sampai tuntas, mengejar semua persoalan kemanusiaan yang terjadi di Papua Tengah.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/yohanes-kemong.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah melalui Sidang Paripurna resmi menetapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan, Selasa (19/8/2025) di Nabire.
Baca juga: Wagub Deinas Tekankan Hal Ini Saat Hadiri Ospek STT GIDI Nabire
Ketua Pansus Kemanusiaan, Yohanes Kemong, menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) pembentukan Pansus sebenarnya sudah diputuskan sejak dua bulan lalu, namun baru ditetapkan secara resmi melalui sidang paripurna hari ini.
“Dalam surat dari pusat, Pansus diberi mandat untuk bekerja selama 120 hari," katanya.
Tugas dan tanggung jawab Pansus adalah turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan-persoalan kemanusiaan, ungkap Kemon usai penetapan di ruangannya, Gedung DPR Papua Tengah.
Ia menambahkan, persoalan yang menjadi fokus Pansus meliputi konflik, pengungsian, kelaparan, pendidikan, keterlantaran anak sekolah, hingga kesehatan.
Baca juga: Stok BBM Menipis, PLN Deiyai Umumkan Pemadaman Bergilir
Pansus Kemanusiaan terdiri dari 15 orang anggota DPR Papua Tengah dengan dirinya sebagai ketua.
“Pansus akan bekerja sampai tuntas, mengejar semua persoalan kemanusiaan yang terjadi di Papua Tengah. Dan semua anggota DPR mendukung penuh proses kerja Pansus ini,” tegas Kemong.
Baca juga: BMKG Prediksi Wilayah Kabupaten Mimika Masih Diguyur Hujan Ringan
Selain itu, Kemong berharap kehadiran Pansus dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak persoalan kemanusiaan.
"Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar kerja Pansus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat Papua Tengah" bebernya.
Baca juga: BMKG Sebut Mimika Hanya Mengenal Satu Musim Dibanding Daerah Lain
Menurutnya, pembentukan Pansus ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap persoalan kemanusiaan mendapat perhatian serius, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Harapan saya, dengan adanya Pansus ini, tidak ada lagi korban, tidak ada lagi masyarakat yang menderita tanpa solusi. Semua masalah harus dicari jalan keluarnya,” ujarnya.(*)
| Percepat Urusan Pensiun dan Kenaikan Pangkat, BKPSDM Papua Tengah Digitalisasi Data 2.300 ASN |
|
|---|
| Atasi Kemiskinan-Mutu SDM, Papua Tengah Sinkronkan Target Nasional Lewat Rakortekrenbang 2026 |
|
|---|
| Polda Papua Tengah Gerak Cepat Pulihkan Kemtibmas di Dogiyai, Ini Kata Brigjen Pol. Jermias Rontini |
|
|---|
| Manfaatkan Otsus, Pemprov Papua Tengah Akan Sosialisasi Terpadu Anak Papua Masuk Sekolah Kedinasan |
|
|---|
| HIPMI Siap Gandeng Kopdes Merah Putih Bangkitkan UMKM Lokal di Papua Tengah |
|
|---|