SPMM Dogiyai Tolak DOB Mapia Raya
SPMM Dogiyai Tolak DOB Mapia Raya, Ini Tanggapan DPR Papua Tengah
“Kalau memang ingin ada pemekaran, harus ada kajian ilmiah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/seragkan-aspirasi-dob.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, DOGIYAI - Solidaritas Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat (SPMM) Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah resmi menyerahkan aspirasi penolakan terhadap rencana pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Mapia Raya kepada DPR Provinsi Papua Tengah.
Penyerahan aspirasi ini berlangsung di Restoran Sari Kuring, Jalan Kupang, Kali Susu, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (9/9/2025), malam pukul 19.00 WIT.
Baca juga: TKBM Pelabuhan Pomako Blokade Jalan, Penyebabnya Sengketa Lahan
Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPR Provinsi Papua Tengah, Delius Tabuni, didampingi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta sejumlah anggota DPR lainnya.
Dalam kesempatan itu, anggota DPR Papua Tengah asal Kabupaten Dogiyai, Elias Anou, menegaskan bahwa Dogiyai belum memenuhi kriteria dan persyaratan untuk dimekarkan menjadi dua kabupaten.
“Dogiyai tidak layak untuk dimekarkan menjadi Kabupaten Mapia Raya. Biasanya, dorongan pemekaran DOB hanya diperjuangkan oleh segelintir orang demi kepentingan politik mereka sendiri,” tegas Elias di hadapan para perwakilan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Dogiyai.
Ia juga menambahkan, DPR Papua Tengah hingga saat ini belum menemukan adanya kajian akademis yang mendasari usulan pemekaran tersebut.
Baca juga: Helikopter PT Intan Angkasa Dikabarkan Hilang Kontak, Kapolres: Infonya Sudah Ditemukan
“Kalau memang ingin ada pemekaran, harus ada kajian ilmiah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPR Papua Tengah, Delius Tabuni, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengawal aspirasi solidaritas pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Dogiyai hingga ke tingkat pusat.
Baca juga: Helikopter PK-IWS Milik PT Intan Angkasa Hilang Kontak Saat Terbang dari Ilaga ke Timika
“Kami di DPR Papua Tengah akan berdiri bersama masyarakat. Untuk itu, kami akan utus DPRP perwakilan Dogiyai yang ada untuk mengawal Aspirasi ini hingga ke Jakarta. Sebagai wakil rakyat, ini sudah menjadi tugas kami untuk mendengarkan dan memperjuangkan suara warga,” ujarnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Tolak DOB Mapia Raya
Info Dogiyai
Dogiyai
DPR Papua Tengah
Ketua DPRP Papua Tengah Delius Tabuni
| WPFD 2026 Digelar di Papua, Komite Publisher Rights Tekankan Keadilan Media Digital |
|
|---|
| Menolak Lupa Tragedi Dogiyai, SRP Bedah Buku Dokumentasi Pelanggaran HAM dan Tuntutan Keadilan |
|
|---|
| Amnesti Tahanan Politik Papua Jadi Prioritas Prabowo, Yan Mandenas: Data Mulai Dihimpun |
|
|---|
| Mengulik Liga 1: Kasta Tertinggi dalam Dunia Sepakbola Indonesia, Setiap Klub Rela Jor-joran |
|
|---|
| Tumbang 2:0 di Kandang Persipura, Persiku Kudus Gagal Curi Poin, Harapan Kasta Liga 1 pun Pupus |
|
|---|