Kamis, 21 Mei 2026

Info Dogiyai

Pemkab Dogiyai Bantu 17 Unit Pom Bensin Mini untuk Pelaku Usaha OAP

Bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2024 yang dialokasikan untuk penguatan UKM Orang Asli Papua (OAP).

Tayang:
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pemkab Dogiyai Bantu 17 Unit Pom Bensin Mini untuk Pelaku Usaha OAP
Istimewa
BANTUAN POM BENSIN MINI- Pemkab Dogiyai melalui Dinas Koperasi dan UKM menyalurkan 17 unit pom bensin mini kepada masyarakat asli Dogiyai, di Dogiyai, Sabtu (20/9/2025), pagi Pukul 10.00 WIT di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Foto: istimewa 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎TRIBUNPAPUATENGAH.COM, Dogiyai- Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, menyalurkan 17 unit pom bensin mini kepada pelaku usaha orang asli Papua  (OAP) sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan.

Penyerahan bantuan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai kepada 17 pelaku usaha mikro berlangsung di dinas setempat, Sabtu (20/9/2025) pagi.

Bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2024 yang dialokasikan untuk penguatan UKM Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Dogiyai.

Baca juga: Donatus Mote Ajak Pemkab Deiyai Libatkan KNPI sebagai Mitra Strategis Bangun Daerah

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai, Fabianus Pekei, mengatakan bahwa pengembangan usaha rakyat harus ditunjang fasilitas konkret agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh dan mandiri.

"Pemkab Dogiyai untuk terus mendorong ekonomi kerakyatan melalui pembinaan terprogram dari berbagai organisasi perangkat daerah," katanya.

Fabianus juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk BUMN dan BUMD, untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Baca juga: Tengok 2 Anak Korban Kerusuhan Yalimo di RS Bhayangkara, Kapolda Papua: Mereka Harus Dijaga!

Para penerima bantuan diingatkan agar mengelola pom bensin mini secara profesional agar dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi keluarga.

"Karena pengelolaan yang baik akan membuat usaha kecil berkembang sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga," tegas Fanianus.

Baca juga: Dilaporkan Hilang Pasca-Kerusuhan Yalimo, Nasir Daeng Lampa Ditemukan Tewas Tertusuk Anak Panah

Lebih gamblang kata Fabianus, program ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Dogiyai untuk memberdayakan OAP agar berdiri di atas usaha sendiri.

"Kami berharap kehadiran 17 pom bensin mini ini akan memberi dampak berantai, mulai dari peningkatan pendapatan keluarga hingga tersedianya layanan BBM yang mudah diakses warga," harapnya.

"Dan program ini juga tidak akan berhenti di sini dan akan terus dilanjutkan dengan berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi lainnya," timpal Fabianus.

Baca juga: Dua Gempa Susulan Guncang Nabire, BMKG Catat Ada 116 Kali Getaran Sejak Jumat

Satu dari sekian penerima bantuan, Markus Tebai, warga Distrik Kamuu, mengaku kini bisa menjalankan usaha bensin secara tertata dan melayani warga dengan lebih baik.

Hal senada juga disampaikan Maria Pekey, ibu rumah tangga dari Distrik Dogiyai, yang merasa terbantu karena bisa berjualan dari rumah sambil menjaga anak-anak. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved