Info Dogiyai
Pemkab Dogiyai Bantu 17 Unit Pom Bensin Mini untuk Pelaku Usaha OAP
Bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2024 yang dialokasikan untuk penguatan UKM Orang Asli Papua (OAP).
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/21-September-2025-pom-bensi-mini.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, Dogiyai- Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, menyalurkan 17 unit pom bensin mini kepada pelaku usaha orang asli Papua (OAP) sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan.
Penyerahan bantuan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai kepada 17 pelaku usaha mikro berlangsung di dinas setempat, Sabtu (20/9/2025) pagi.
Bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2024 yang dialokasikan untuk penguatan UKM Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Dogiyai.
Baca juga: Donatus Mote Ajak Pemkab Deiyai Libatkan KNPI sebagai Mitra Strategis Bangun Daerah
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai, Fabianus Pekei, mengatakan bahwa pengembangan usaha rakyat harus ditunjang fasilitas konkret agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh dan mandiri.
"Pemkab Dogiyai untuk terus mendorong ekonomi kerakyatan melalui pembinaan terprogram dari berbagai organisasi perangkat daerah," katanya.
Fabianus juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk BUMN dan BUMD, untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Baca juga: Tengok 2 Anak Korban Kerusuhan Yalimo di RS Bhayangkara, Kapolda Papua: Mereka Harus Dijaga!
Para penerima bantuan diingatkan agar mengelola pom bensin mini secara profesional agar dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi keluarga.
"Karena pengelolaan yang baik akan membuat usaha kecil berkembang sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga," tegas Fanianus.
Baca juga: Dilaporkan Hilang Pasca-Kerusuhan Yalimo, Nasir Daeng Lampa Ditemukan Tewas Tertusuk Anak Panah
Lebih gamblang kata Fabianus, program ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Dogiyai untuk memberdayakan OAP agar berdiri di atas usaha sendiri.
"Kami berharap kehadiran 17 pom bensin mini ini akan memberi dampak berantai, mulai dari peningkatan pendapatan keluarga hingga tersedianya layanan BBM yang mudah diakses warga," harapnya.
"Dan program ini juga tidak akan berhenti di sini dan akan terus dilanjutkan dengan berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi lainnya," timpal Fabianus.
Baca juga: Dua Gempa Susulan Guncang Nabire, BMKG Catat Ada 116 Kali Getaran Sejak Jumat
Satu dari sekian penerima bantuan, Markus Tebai, warga Distrik Kamuu, mengaku kini bisa menjalankan usaha bensin secara tertata dan melayani warga dengan lebih baik.
Hal senada juga disampaikan Maria Pekey, ibu rumah tangga dari Distrik Dogiyai, yang merasa terbantu karena bisa berjualan dari rumah sambil menjaga anak-anak. (*)
TribunPapuaTengah.com
pom bensin mini
Pemkab Dogiyai
Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiya
pelaku usaha OAP
| Negara Rugi Hingga Rp3,7 Miliar, Pemkab Dogiyai Stop Bayar Gaji ASN Pensiun dan Meninggal |
|
|---|
| Perkim Kabupaten Dogiyai Akui Kebutuhan Rumah Bagi Masyarakat Masih Tinggi |
|
|---|
| Serahkan 38 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat, Bupati Dogiyai: Ini Amanah, Tolong Dirawat Baik! |
|
|---|
| Pastikan Status Hukum Oktovianus Douw, Keluarga Didampingi LBH Datangi Polda Papua Tengah |
|
|---|
| Ekonomi Dogiyai Mandek Akibat Ketakutan Warga, APINDO Desak Aparat Hentikan Pendekatan Represif |
|
|---|