Kabupaten Dogiyai
Peduli Ekonomi Rakyat, Pemkab Dogiyai Libatkan Komunitas Tukang Ojek
“Tukang ojek ini kerja luar biasa. Hujan, panas, jalan rusak, lumpur, rawa, tetap jalan antar orang. Jadi fisik dan mental harus siap,” katanya.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/PELATIHAN-OJEK.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAUATENGAH.COM, DOGIYAI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai lewat Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja lanjutkan kegiatan pelatihan menata pertumbuhan ekonomi Dogiyai tahun 2026 selama tiga hari belakangan ini.
Pelatihan dilaksanakan di Aula Gereja KINGMI Digikotu, Klasis Kamuu, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini lanjutan dari pelatihan yang sudah jalan sejak 4 Mei lalu untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat Dogiyai.
Baca juga: Laga Pamungkas Persipura vs Adhyaksa, Gubernur Papua Tengah Siapkan Nobar pada Tiga Lokasi di Nabire
Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dogiyai Fabianus Pekei, para pemateri, panitia, dan lebih dari 150 anggota Komunitas Tukang Ojek Kabupaten Dogiyai.
Dalam sambutannya, Fabianus mengatkan, Dogiyai punya banyak potensi ekonomi yang besar tinggal bagaimana masyarakat bisa kelola dengan baik.
“Dogiyai ini daerah yang kaya sekali. Kita punya kopi Moanemani, hasil kebun, noken, sampai anyam kulit kayu. Semua itu Tuhan kasih untuk jadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, ekonomi tidak akan tumbuh sendiri kalau masyarakat tidak punya pengetahuan bagaimana atur dan jalankan usaha dengan baik.
“Ekonomi itu harus ditata. Harus ada strategi, harus tahu pasar, harus bisa kelola usaha baik, dan koperasi harus jadi penggerak ekonomi rakyat,” katanya.
Fabianus mengatakan, tahun 2026 ini pemerintah fokus dorong penguatan tata kelola usaha, pembinaan koperasi, legalitas usaha, dan pengembangan produk lokal supaya hasil-hasil Dogiyai tidak terus dijual mentah tanpa nilai tambah.
“Kita tidak mau orang Dogiyai cuma jadi penonton di tanah sendiri. Kita mau anak-anak Dogiyai jadi pelaku usaha dan jadi penggerak ekonomi di kampung masing-masing,” tegasnya.
Baca juga: Ini Daftar Nama-nama Pengurus DPW dan DPD PSI Periode 2025-2030 Papua Tengah yang Dilantik
Sementara itu dalam arahannya, Natalis Agapa kasih motivasi khusus kepada anggota komunitas tukang ojek yang ikut dalam pelatihan.
Menurut dia, tukang ojek punya peran penting karena setiap hari bantu masyarakat pergi dan pulang di berbagai tempat.
“Tukang ojek ini kerja luar biasa. Hujan, panas, jalan rusak, lumpur, rawa, tetap jalan antar orang. Jadi fisik dan mental harus siap,” katanya.
Natalis juga dorong komunitas ojek supaya mulai bangun organisasi yang lebih tertib, punya pangkalan tetap, tarif jelas, serta perlengkapan keselamatan dan identitas yang rapi.
Baca juga: Pemprov Papua Tengah Gelar Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Dogiyai
Kabupaten Dogiyai
Kadis Koperasi dan UKM Dogiyai Fabianus Pekei
| Divpropam Mabes Polri dan Tokoh Masyarakat Dogiyai Perkuat Komunikasi Jaga Stabilitas Keamanan |
|
|---|
| Dinkes Kabupaten Dogiyai Datangkan 33 Tenaga Kesehatan dari Kemenkes, Siap Bertugas di 15 Puskesmas |
|
|---|
| RSUD Kabupaten Dogiyai Lulus Akreditasi Madya Hingga 2029 |
|
|---|
| Pemerintah Kabupaten Dogiyai Gunakan Dana Otsus Latih Warga Beternak |
|
|---|
| Diskebupar Survei Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal di Distrik Kamuu Dogiyai |
|
|---|