Senin, 18 Mei 2026

Kabupaten Mimika

Kabupaten Mimika Terbuka Bagi Dunia Usaha Lokal Maupun Investor

Kegiatan bertajuk "Penetapan Kebijakan Daerah Mengenai Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal."

Tayang:
zoom-inlihat foto Kabupaten Mimika Terbuka Bagi Dunia Usaha Lokal Maupun Investor
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike
FGD- Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika, Gelar Focus Group Discussion (FGD). bertajuk 'Penetapan Kebijakan Daerah Mengenai Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yosudarso, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (10/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengungkapkan Kabupaten Mimika terbuka bagi dunia usaha lokal maupun investor.

Hal tersebut disampaikan Emanuel Kemong, pada Focus Group Discussion (FGD), diadakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika, Hotel Grand Tembaga, Jalan Yosudarso, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (10/9/2025). 

Baca juga: Pemkab Mimika Ajak Investor Lokal dan Asing Genjot Pembangunan Daerah  

Kegiatan bertajuk "Penetapan Kebijakan Daerah Mengenai Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal."

Tujuan kegiatan, untuk menarik dan mendorong investor menanamkan modal di daerah, sehingga menciptakan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui dukungan fiskal dan non fiskal. 

Ini juga menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kepastian hukum bagi penanam modal. Peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 100 orang.

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika menyadari bahwa dunia usaha merupakan salah satu pilar utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,  penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Baca juga: Perangi Stunting, Wagub Papua Tengah Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Utama

"Oleh karena itu kami berusaha untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, inklusif dan berkelanjutan," ucap Wabub Emanuel Kemong. 

Melalui kegiatan ini kami memberikan bentuk nyata dari komitmen tersebut untuk pemberian insentif dan kemudahan berusaha dituangkan dalam berbagai kebijakan daerah baik berupa pengurangan pajak dan retribusi daerah,  percepatan perizinan hingga fasilitas investasi dan penggembangan UMKM. 

Baca juga: Suara Kecil Harapan dari KPR Siriwini Nabire: Menerangi Masa Depan Papua Tengah dengan Literasi!

"Kami ingin menyampaikan bahwa Mimika terbuka bagi dunia usaha. Kami mengundang semua pihak baik dunia usaha lokal maupun investor dari luar daerah untuk bersama-sama membangun Mimika yang lebih maju," terang Wabub Emanuel. 

Pemerintah hadir sebagai mitra bukan hanya regulator tetapi juga mendorong terciptanya kolaborasi saling menguntungkan berdassrkan asas keadilan dan keberlanjutan. 

Baca juga: Ancaman Bagi ASN Pemkab Mimika Bekerja Ganda, Pj Sekda: Pilih Mengabdi atau Gaji Diputus?

Tentu saja dalam proses pembangunan daerah kita tidak bisa bekerja sendiri, kita butuh kolaborasi bersinergi antar pemerintah, pelaku usaha, masyarakat dan semua pangku kepentingan. 

"Mari kita manfaatkan momentum hari ini untuk memperkuat komitmem bersama bahwa kemajuan Mimika adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya. 

Sementara, Nara sumber dari Universitas Muhamadiyah Jogjakarta, Ahli Kebijakan Investasi, Edi Suandana mengatakan, melalui kegiatan Penetapan Kebijakan Daerah Mengenai Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal ini menjadi pencapaian investasi tinggi. 

Baca juga: Ancaman Bagi ASN Pemkab Mimika Bekerja Ganda, Pj Sekda: Pilih Mengabdi atau Gaji Diputus?

"Kabupaten Mimika memiliki peluang, potensi yang luar biasa, seperti perikanan, peternakan, perkebunan ini luar biasa," kata Edi Suandana. 

Lanjutnya, Freeport juga salah satunya, objek wisata seperti pegunungan Cartenz, hutan bakau (mangrove) juga memiliki potensi yang besar. 

"Kedepan kita berharap kabupaten Mimika ini dengan kegiatan Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal ini menjadi pencapaian investasi yang tinggi," pungkasnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved