Senin, 18 Mei 2026

Kabupaten Mimika

DPR Kabupaten Mimika Setujui Rancangan APBD Tahun 2026 Rp 5,6 Triliun 

“Melalui pandangan umum, jawaban pemerintah, dan proses pembahasan di tingkat komisi dan badan anggaran

Tayang:
zoom-inlihat foto DPR Kabupaten Mimika Setujui Rancangan APBD Tahun 2026 Rp 5,6 Triliun 
Tribunnews.com/Feronike Rumere
RAPBD MIMIKA- Nampak suasana Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika resmi menutup Sidang Paripurna dengan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026.di Gedung DPRK Mimika, Papua Tengah, Rabu (27/11/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika resmi menutup Sidang Paripurna dengan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,6 triliun atau tepatnya Rp5.644.590.782.243.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan bahwa, RAPBD telah disetujui tersebut akan segera diserahkan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi APBD 2026.

Baca juga: Kabupaten Nabire Masuk Kategori Paling Banyak Tunggakan Pembayaran Listrik

“RAPBD ditetapkan ini selanjutnya akan disampaikan ke Provinsi Papua Tengah untuk dievaluasi dan ditetapkan sebagai APBD tahun anggaran 2026,” ujar Emanuel Kemong dalam sambutannya pada penutupan Sidang Paripurna DPRK Mimika yang digelar di Gedung DPRD Mimika, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, seluruh tahapan penyusunan APBD tahun 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sehingga seluruh program kegiatan pemerintah dapat dimulai sejak Januari 2026," katanya.

Emanuel Kemong menjelaskan, penyusunan RAPBD 2026 tetap berpedoman pada nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

“Tahun anggaran 2026 bukan saja merupakan kebijakan anggaran yang telah disepakati bersama, tetapi juga menjadi penguatan dan komitmen bersama dalam mendorong kebijakan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjadikan DPRK Mimika sebagai mitra sejajar yang konstruktif dalam menjalankan pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2026.

“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus berlanjut demi pelaksanaan pembangunan Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Baca juga: Buka Wilayah Terisolasi, Pemkab Mimika Fokus Bangun Infrastruktur Jembatan Gantung Mioko-Kamora

Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRK yang telah melakukan pembahasan RAPBD 2026 secara objektif dan mendalam hingga akhirnya dapat disetujui bersama.

“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari pengabdian dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara, serta RAPBD 2026 dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Mimika,” tutupnya.

Sementara Ketua DPRK Mimika, Primus Natikaperayau mengatakan bahwa kita telah menyaksikan puncak dari sebuah proses legislasi dan penganggaran yang telah kita lalui bersama dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Baca juga: Kabupaten Puncak Jaya Jadi Sasaran Pengiriman Narkoba, Pelaku di Tangkap dan Barang Bukti Disita

proses pembahasan RAPBD tahun anggaran 2026 telah berjalan secara intensif, terbuka, dan konstruktif.

“Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja untuk menyiapkan, memppresentasikan, dan merespon setiap masukan, kritik, dan saran dari dewan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim banggar dan seluruh fraksi-fraksi DPRK yang telah menjalankan fungsi budgeting dan pengawasan dengan optimal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved