Selasa, 19 Mei 2026

Natal 2025

Ibadah Natal Sekolah Luar Biasa Negeri Mimika Berlangsung Sukacita

"Sebagai kepala sekolah dengan latar belakang agama berbeda, saya percaya perayaan ini adalah momen tepat untuk memperkuat tali silaturahmi

Tayang:
zoom-inlihat foto Ibadah Natal Sekolah Luar Biasa Negeri Mimika Berlangsung Sukacita
Tribunnews.com/Feronike Rumere
NATAL SLB MIMIKA- Suasana perayaan dan ibadah Natal Keluarga Besar SLB Negeri Mimika yang berlangsung penuh sukacita di Hotel Grand Tembaga, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (20/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Perayaan Natal Keluarga Besar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika berlangsung penuh sukacita dan kehangatan.

Natal mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” berdasarkan Matius 1:21–24 itu digelar di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (20/12/2025).

Baca juga: Hasil Donasi Pegawai: Ratusan Pasien Berobat di Puskesmas Timika, Pulang Bawa Bingkisan Natal

Subteman diangkat yakni "Melalui Perayaan Natal Keluarga Besar SLB Negeri Mimika, Allah Hadir Memberikan Pengharapan Bagi Setiap Keluarga".

Nuansa Natal terasa kental sejak awal acar anak-anak SLB tampil mengenakan kostum bernuansa merah dan hijau lengkap dengan berbagai aksesori Natal seperti topi dan bando. 

Dekorasi pohon Natal serta miniatur kandang Natal terpasang di bagian depan panggung semakin menambah semarak suasana sukacita.

Perayaan Natal ini turut dihadiri Kepala Sekolah SLB Negeri Mimika, Sunardi perwakilan Cendekiawan Perempuan Papua (CPP), perwakilan Pengurus PMI Mimika, para guru, siswa-siswi SLB, serta orangtua murid.

Sunardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perayaan Natal tahun 2025.

“Dengan penuh syukur dan sukacita, saya mewakili keluarga besar SLB Negeri Mimika mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak telah berpartisipasi dalam perayaan Natal ini,” ujarnya.

Baca juga: Jaga Kedaulatan Hutan, Masyarakat Adat Papua Tolak Mentah-mentah Proyek Sawit Presiden Prabowo

Sunardi berlatar belakang agama berbeda juga menegaskan bahwa perayaan Natal menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai toleransi.

"Sebagai kepala sekolah dengan latar belakang agama berbeda, saya percaya perayaan ini adalah momen tepat untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan kasih sayang antar sesama," katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, siswa, serta panitia Natal telah bekerja keras menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan.

Baca juga: Kado Natal dari Pertamina: 850 Paket Sembako Murah Hadir di Pemukiman Warga Ring 1 Jayapura

"Kepada Bapak/Ibu guru, siswa-siswi, dan panitia Natal, terima kasih atas dedikasi, semangat, dan kerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini," ucapnya.

Ibadah Natal dimulai pukul 09.30 WIT dengan puji-pujian dan doa pembukaan. Ibadah diisi dengan berbagai penampilan, di antaranya pujian dari kelas tunarungu, kelas tunanetra, solo vokal dari siswi tunanetra, serta persembahan pujian dari orangtua murid.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Deni Hudijana.

Baca juga: Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Noken 2025 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved